Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 20:42 WIB

Obligasi Jepang Jadi Angin Segar Obligasi Domestik

Oleh : Monica Wareza | Selasa, 10 Oktober 2017 | 10:07 WIB
Obligasi Jepang Jadi Angin Segar Obligasi Domestik
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kenaikan imbal hasil obligasi Jepang membuat pergerakan sejumlah imbal hasil di kawasan Asia menguat dan berimbas pada kenaikan sejumlah tenor tertentu dari obligasi di dalam negeri.

Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan tidak jauh berbeda dengan pergerakan sebelumnya dimana laju Rupiah masih menunjukan adanya pelemahan sehingga berimbas pada kembali melemahnya laju pasar obligasi.

Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata mulai turun -1,51 bps; tenor menengah (5-7 tahun) naik 2,99 bps; dan panjang (8-30 tahun) naik 1,82 bps.

"Kembalinya aksi jual membuat sejumlah obligasi bergerak turun. Tak terkecuali sejumlah obligasi acuan yang masih terkena aksi jual sehingga cenderung melemah," kata Reza dalam catatan tertulisnya, Selasa (10/10/2017).

Pada FR0061 yang memiliki waktu jatuh tempo 5 tahun dengan harga 103,16% memiliki imbal hasil 6,20% atau naik 0,05 bps dari sebelumnya di harga 103,37% memiliki imbal hasil 6,15%. Untuk FR0072 yang memiliki waktu jatuh tempo 20 tahun dengan harga 109,34% memiliki imbal hasil 7,32% atau naik 0,01 bps dari sehari sebelumnya di harga 109,46% memiliki imbal hasil 7,31%.

Pada Senin (9/10/2017), rata-rata harga obligasi Pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price turun -0,11 bps di level 118,24 dari sebelumnya di level 118,37. Sementara itu, rata-rata harga obligasi korporasi yang tercermin pada INDOBeX Corporate Clean Price turun -0,03 bps di level 109,41 dari sebelumnya di level 109,45.

Adapun pergerakan imbal hasil SUN 10Yr di level 6,57% di atas sebelumnya 6,48% dan US Govnt bond 10Yr di 2,37% di atas sebelumnya 2,35% sehingga spread di level 420,5 di atas sebelumnya 413,20.

"Pada laju imbal hasil obligasi korporasi, pergerakannya masih terlihat variatif naik," lanjutnya.

Pada obligasi korporasi dengan rating AAA dimana imbal hasil untuk tenor 9-10 bergerak naik tipis di kisaran level 8,25%-8,35%. Lalu, obligasi korporasi dengan rating AA untuk tenor 9-10 tahun, imbal hasil nya mendatar tipis di kisaran level 8,98%-9,00%. Untuk imbal hasil pada rating A dengan tenor 9-10 tahun turun di kisaran 10,01%-10,04%, dan pada rating BBB naik di kisaran 12,75%-12,97%.

"Pergerakan pasar obligasi masih dimungkinkan kembali terjadi pelemahan seiring imbas negatif dari pergerakan sejumlah obligasi kawasan. Pelaku pasar pun diperkirakan akan kembali melakukan aksi jual," kata dia.

Akan tetapi, menurut Reza, diharapkan aksi jual yang terjadi dapat lebih terbatas agar tidak membuat pergerakan pasar obligasi bergerak turun dalam. [jin]

Komentar

 
x