Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 20:41 WIB

GMF AeroAsia Jadi MRO Pertama di BEI

Oleh : Monica Wareza | Selasa, 10 Oktober 2017 | 09:58 WIB
GMF AeroAsia Jadi MRO Pertama di BEI
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT GMF AeroAsia Tbk (GMFI) sukses melantai di pasar saham Indonesia sebagai perusahaan maintenance (MRO) pesawat pertama di Indonesia.

Pada debut perdananya, saham GMFI dibuka pada posisi Rp.408 per lembar saham atau naik 2% setara 8 poin. Harga tertinggi Rp410 per saham dan harga terendah Rp408 per saham. Volume perdagangan sebanyak 349 lot dengan frekuensi 3 kali yang menghasilkan transaksi nilai Rp14,3 juta.

Direktur Utama perseroan, Iwan Joeniarto mengatakan, perseroan merupakan emiten industri perwatan pesawat terbang dan menjadi emiten ke 25 tahun 2017 ini. Pencatatan ini merupakan pencapaian bagi perseroan dan menjadi tonggak sejarah dan penting dal perjalanan perusahaan.

"Dalam proses penawarannya, saham ini mengalami oversubscribed sebanyak 2,6 kali. Kami mengapresiasi ketertarikan investor kepada saham perseroan" kata di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Perseroan melepas sebanyak 2.823.351.100 lembar saham atau setara 10% dari total modal yang disetor dan ditempatkan dan mematok harga Rp400 per lembar saham. Dengan demikian perseroan memperoleh dana segar sebanyak Rp1,27 triliun.

Nantinya dana ini akan digunakan perseroan untuk ekspansi, seperti meningkatkan kapabilitas dan kapasitas perusahaan. Sebesar 60% akan digunakan untuk mendanai ekspansi perseroan, 15% akan digunakan untuk refinancing dan sisanya 25% untuk kebutuhan kerja.

Total saham yang ditawarkan GMF dalam IPO ini adalah sebanyak 2,82 miliar lembar saham yang keseluruhannya merupakan saham baru atau sebanyak 10% persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor GMF setelah IPO.

Sementara, rencana untuk melepas 30% sahamnya ke publik perseroan memutuskan untuk melepas sebanyak 20% untuk investor strategis pasca IPO.

Dalam aksi korporasinya ini, perseroan menggandeng Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, Bahana Sekuritas dan Danareksa Sekuritas selaku penjamin emisi efek. [jin]

Tags

Komentar

 
x