Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 12:28 WIB

PT Inovisi Infracom Keberatan harus Delisting

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 4 Oktober 2017 | 13:23 WIB
PT Inovisi Infracom Keberatan harus Delisting
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) mengungkapkan keberatannya dengan pemberitahuan sanksi delisting karena beberapa pelanggaran selama ini.

Perseroan menjelaskan melalui RUPSLB 7 Maret 2017, tidak menginginkan untuk keluar dari BEI. Hal ini menanggapi surat BEI 7 September 2017 dan 22 September 2017. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (4/10/2017).

Pada akhir September lalu, BEI memberitahukan akan mencoret emiten tercatat dari BEI karena tidak memenuhi kewajiban sebagai perusahaan tercatat di pasar modal. BEI sedang mengkaji opsi penghapusan secara paksa atau force delisting saham dari papan perdagangan.

Baca: Ini Emiten Masuk Daftar Delisting Paksa

Namun BEI juga memberikan kesempatan kepada emiten untuk menyelesaikan seluruh kewajiban perseroan. Selain itu menyerahkan rencana aksi korporasi. Tujuannya untuk melindungi kepentingan para pemegang saham minoritas dalam perseroan.

Khusus untuk INVS, BEI telah mempublikasi pencabutan penghentian sementara perdagangan efek INVS hanya di pasar negosiasi selama 20 hari bursa terhitung sejak sesi I perdagangan Senin (25.9/2017) sampai dengan Jumat (20/10/2017). Efektif delisting efek PT Inovisi Infracom pada 23 Oktober 2017.

BEI mencabut sementara perdagangan saham INVS sejak 31 Juli 2017 karena BEI telah memberikan peringkatan tertulis III dan tambahan denda sebesar Rp150 juta. Sebab terlambat menyampaikan laporan keuangan atau belum membayar denda keterlambatan penyampaian laporan keuangan.

INVS termasuk belum menyampaikan laporan keuangan kuartal I 2017 dan belum melakukan pembayaran denda. Sanksinya mengalami suspensi di pasar reguler dan pasar tunai sejak 12 Februari 2015.

Komentar

 
x