Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:26 WIB

APL Klaim PGV Superblok Hijau Pertama di Indonesia

Oleh : - | Selasa, 26 September 2017 | 20:59 WIB
APL Klaim PGV Superblok Hijau Pertama di Indonesia
PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta-Apartemen di tengah kawasan hunian hijau dengan fasilitas kelas menengah, namun harga kelas menengah ke bawah tengah diminati konsumen pasar properti saat ini.

Apartemen hijau akan mengubah orientasi konsep apartemen di Indonesia, dari yang selama ini hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan ruang hunian semata, menjadi apartemen yang menggabungkan gaya hidup ramah lingkungan dengan lingkungan yang hijau.

Hal inilah yang mendasari PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) yang berkode saham APLN, melalui anak usahanya PT Graha Tunas Selaras untuk membangun apartemen terbarunya, yakni superblok apartemen hijau Podomoro Golf View (PGV), di Cimanggis, Depok.

PGV menempati area seluas 60 hektar di tengah kawasan yang masih alami dan dikelilingi tiga lapangan golf yang serba hijau dan asri.

Assistant Vice President Marketing Podomoro Golf View Alvin Andronicus mengatakan, superblok PGV ini dikembangkan dengan tetap mempertahankan lingkungan hijau yang ada. APL akan tetap mempertahankan 40% dari areanya sebagai kawasan hijau.

Selain itu, Alvin menambahkan, di dalam kawasan terpadu PGV sendiri akan ditambah dengan taman bunga baru, bukit hijau baru, dan Sungai Cikeas yang mengalir sepanjang 2 kilometer (km) di tengah kawasan akan diperlebar dan menjadi area wisata air yang dikanan-kirinya nyaman untuk jalan-jalan dan kulineran.

"Sungai Cikeas akan menjadi urat nadi PGV, sehingga akan menyuguhkan suasana seperti di San Antonio, Amerika Serikat atau Clark Quay, Singapura," terang Alvin.

Sementara itu, General manager PT Graha Tunas Selaras, Rubby I. Widjaja mengatakan, Cimanggis merupakan kawasan yang baik untuk tempat tinggal maupun investasi. Dengan harga sekitar Rp9,4 juta per meter persegi, PGV tergolong masih terjangkau.

"Bandingkan dengan harga apartemen di wilayah Tangerang dan Serpong yang mencapai Rp17 juta-Rp20 juta per meter persegi. Begitu juga dengan kawasan Cikarang-Bekasi yang berkisar Rp13 juta-Rp15 juta per meter persegi. Bahkan harga apartemen di wilayah Sentul dan Bogor masih lebih tinggi, yaitu sekitar Rp10 juta-Rp14 juta per meter persegi," ujar Rubby.

Sesuai namanya, kelebihan PGV ada pada lokasinya yang berada di antara tiga padang golf, yaitu Jagorawi Golf and Country Club, Emeralda Golf Club, dan Riverside Golf Club. PGV juga akan memiliki tempat ibadah, area komersial berupa toko-toko di pinggir jalan raya boulevard serta thematic area untuk food and beverage di pinggir Sungai.

"Superblok ini juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang sesuai dengan gaya hidup eco living, seperti sarana olahraga outdoor, jogging track, sport center, dan instalasi-instalasi pengelolaan lingkungan yang berorientasi pada 3R (reduce, reuse, recycle)," ungkap Rubby.

Sebagai hunian skala kota dengan fasilitas lengkap, PGV juga dilengkapi dengan fasilitas pendidikan, selain dikelilingi oleh berbagai universitas ternama (Gunadarma, Universitas Indonesia, Pancasila, IISIP) juga bersebelahan langsung dengan rencana pengembangan sekolah Kolese Kanisius.

Diharapkan, kawasan terpadu PGV akan menjadi destinasi wisata baru. Sehingga, orang Jakarta tidak perlu lagi repot ke puncak dan terjebak kemacetan, melainkan bisa hang out di dalam kawasan PGV yang bisa ditempuh cukup hanya 15 menit melalui Tol Jagorawi.

Tawarkan kemudahan akses dari dan menuju Depok

Rubby mengatakan, dengan mengusung konsep Transit Oriented Development (OTD), superblok PGV Cimaggis Depok ini akan menjadi sunrise properti tahun 2017 di Jabodetabek, selain Bekasi, Serpong dan Bintaro. Kemudahan akses yang tersedia dari Jakarta-Depok ataupun sebaliknya pun akan menjadi nilai tambah bagi PGV.

"Akses dari dan menuju PGV pun terbilang mudah. Bisa melalui Commuter Line, bus Trans Jakarta. Serta hadirnya tol Cinere-Jagorawi dan Depok-Antasari akan menjadi nilai tambah kawasan PGV nantinya," ujar Rubby.

Tidak hanya itu, moda transportasi yang kini sedang gencar dibangun, yakni light rail transit (LRT) juga akan melintasi Depok. Rencananya salah satu stasiun LRT dibangun di Cimanggis, Depok.

Dengan segala kemudahan akses yang ditawarkan, tentu masyarakat akan semakin tertarik untuk tinggal di wilayah ini. Setidaknya, hal itulah yang membuat sektor properti kawasan Depok semakin menggeliat saat ini, mulai rumah murah hingga apartemen berkelas ada di sini.

"Kami akan terus membangun super blok ini menjadi lokasi berkualitas dan kompetitif untuk pasar properti," jelas Rubby.

Alvin mengatakan, pembangunan properti baik hunian maupun komersial di kawasan Depok sangat pesat karena daya serap pasarnya juga tinggi. Hal ini akan menarik minat keluarga muda yang ingin memiliki hunian di lokasi strategis.

"PGV dirancang menjadi superblok apartemen hijau pertama di Indonesia. Apartemen ini cocok bagi pasangan-pasangan muda Indonesia yang dikenal gandrung dengan gaya hidup hijau dan berada di lokasi strategis," pungkas Alvin. [jin]

Komentar

 
x