Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 13:04 WIB

China Deteksi Gempa Mencurigakan di Korut

Oleh : Wahid Ma'ruf | Minggu, 24 September 2017 | 17:14 WIB
China Deteksi Gempa Mencurigakan di Korut
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Beijing - Administrasi gempa China mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah mendeteksi gempa berkekuatan 3,4 di Korea Utara yang merupakan ledakan yang mencurigakan.

Namun masih belum jelas apakah negara tersebut benar-benar melakukan uji coba nuklir baru. Di tengah meningkatnya perang kata-kata antara Pyongyang dan Washington, pejabat China mengatakan dalam sebuah pernyataan di situsnya bahwa gempa tersebut, yang terjadi sekitar pukul 08.30 GMT, tercatat berada dalam kedalaman nol kilometer, seperti mengutip cnbc.com.

Gempa sebelumnya dari Korea Utara telah mengindikasikan uji coba nuklir oleh negara tertutup tersebut, yang paling baru awal bulan ini. Gempa tersebut berpusat di dekat lokasi uji coba nuklir Korea Utara.

Perang kata-kata antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Korea Utara meningkat pada hari Jumat. Trump mengatakan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un "akan diuji tidak seperti sebelumnya."

Komentar presiden tersebut muncul sebagai respons terhadap Kim yang mengungguli Trump untuk pidatonya di Perserikatan Bangsa-Bangsa awal pekan ini. Namun akhirnya meningkatkan kekhawatiran akan konflik bersenjata.

Baca: Investor Tunggu Hasil Pemilu Jerman

Badan cuaca Korea Selatan mengatakan bahwa pihaknya menganalisis sifat gempa tersebut, dan pandangan awalnya adalah bahwa gempa itu adalah gempa bumi.

Tak lama setelah itu, badan pengawas proliferasi nuklir CTBTO mengatakan bahwa aktivitas seismik di Semenanjung Korea berlangsung sekitar 50 kilometer dari tes sebelumnya. Lassina Zerbo, sekretaris eksekutif agensi tersebut mengatakan bahwa sebenarnya ada dua kegiatan seismik.

Dalam sebuah tweet, Zerbo mengatakan bahwa gempa tersebut "tidak mungkin buatan manusia". Analis dari agensi masih menyelidiki.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengatakan bahwa gempa tersebut terjadi di wilayah uji coba nuklir Korea Utara sebelumnya. Namun agensi tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa pihaknya "tidak dapat secara meyakinkan mengkonfirmasi" apakah ini adalah kejadian alami atau buatan manusia.

Badan tersebut mengatakan bahwa itu adalah gempa berkekuatan 3,5, sebuah sentuhan yang lebih kuat dari besaran 3,4 yang telah ditemukan oleh pihak berwenang China.

Gempa seismik sering terjadi di Korea Utara setelah uji coba nuklir. Awal bulan ini, sebuah skala 6,3 melanda Korea Utara setelah sebuah uji coba nuklir.

Komentar

 
x