Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 06:49 WIB

Inilah Harga IPO GMF yang Diharapkan Garuda

Oleh : - | Jumat, 22 September 2017 | 13:35 WIB
Inilah Harga IPO GMF yang Diharapkan Garuda
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengharapkan harga tertinggi saham yang dilepas ke publik (IPO) anak perusahaanya, yaitu Garuda Maintenance Facility AeroAsia yang ditentukan pada Jumat (22/9/2017) siang.

"'Range'-nya luas dari Rp390-Rp510 (per lembar saham), nanti kita lihat, ya kita inginnya paling tinggi, namanya jualan, tapi nanti ketemu harganya nanti," kata Direktur Keuangan Garuda Indonesia Helmi Imam Satriyono saat ditemui usai pembukaan Garuda Travel Fair Fase II di Jakarta, Jumat (22/9/2017).

Helmi mengatakan saat ini tengah dilakukan pembahasan terkait penetapan harga saham yang akan dilepas ke publik.

Dalam kesempatan sama, Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan permintaan pasar saat ini cukup tinggi.

"Kalau waktu kita ketemu investor, 'demand' (permintaan) sangat memadai dibanding jumlah yang kita jual, baik dalam negeri maupun luar negeri minat investor cukup baik," katanya.

Saat ini, Pahala mengatakan masih dalam tahap pembahasan dan masih mengkaji potensi harga dengan permintaan pasar.

Pahala memproyeksikan bahwa langkah IPO tersebut akan berdampak signifikan terhadap keuangan perusahaan.

"Kalau lihat fundamental kinerjanya, oertumbuhannya juga bagus. Ke depannya juga karena industri ini masih mengalami pertumbuhan signifikan, jumlah pesawat saat ini dalam proses pemesanan ada 600 pesawat dalam lima sampai tujuh tahun ke depan, ini merupakan kesempatan," katanya.

Dia mengatakan salah satu investor strategis yang sudah menyatakan minatnya, yaitu dari Maskapai Air France Industries KLM Engineering & Maintenance.

"Salah satu yang sudah tandatangani 'letter of interest' itu AFI-KLM. Itu mungkin kita bisa 'sharing' dan ada dua investor lain yang sedang proses untuk membicarakan ini. Tiga-tiganya sudah melakukan 'financial and operation due dilligence'," katanya. [tar]

Komentar

 
x