Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 03:33 WIB

Lagi, BTN Gaet Annual Report Award 2016

Oleh : - | Rabu, 20 September 2017 | 21:36 WIB
Lagi, BTN Gaet Annual Report Award 2016
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali mendapatkan penghargaan dalamAnnual Report Award(ARA) 2016 untuk kategori BUMN Keuangan Listed.

Penghargaan tersebut disematkan kepada perseroan atas penilaian terhadap penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG). Annual Report Award(ARA)2016 merupakan apresiasi sekaligus bukti perseroan telah menjalankan keterbukaan informasi danpenerapanGood Corporate Governancedengan baik.

Managing Director Strategy, Risk & Compliance Bank BTNMahelan Prabantariksamengatakan, penghargaan ini menjadi apresiasi bergengsi bagi Bank BTN. Sebab, penghargaan ini menjadi bukti bahwa Bank BTN telah melakukan keterbukaan informasi dan penerapan GCG dengan baik.

"Apresiasi positif inimenjadi momentum bagi Bank BTN untukterus meningkatkan semangat perseroandalamberinovasi menerapkan GCGdanketerbukaan informasi. Adanya penghargaan ini akanmenambahsemangat kami untukbekerja lebih baik lagi,"ujar Mahelan usai menerima penghargaan ARA 2016 kategori BUMN Listed yang diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo di Jakarta, Selasa malam (19/9/2017).

Mahelan melanjutkan, penghargaan ini juga akan meningkatkan langkah inovasi perseroan. Pasalnya, inovasi menjadi bagian penting bagi Bank BTN terutama sebagai perusahaan persero terbuka yang beroperasi di Indonesia. Apalagi, sektor properti yang digarap Bank BTN pun terus menunjukkan pergerakan positif.

Selain itu,dengan jumlahpenduduk di Indonesia yang terus bertambah dalam setiap tahunnya,terus membuka peluangpeningkatan kebutuhan hunianoleh masyarakat.

"Menjawab kebutuhan itu, dibutuhkaninovasi korporasi dan kami siap untuk melakukannya,"tegas Mahelan.

ARAdiselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Direktorat Jendral Pajak, Kementerian Keuangan dan Komite Nasional Kebijakan Governance serta Ikatan Akuntan Indonesia.Ajang ini merupakan kegiatan ke-16 yang telah digelar sejak pertama kali diselenggarakan pada 2002.

Ajang penghargaan bergengsi tersebut dilakukanuntukmendorong penerapan prinsip-prinsip GCG perusahaan-perusahaan di Indonesia melalui keterbukaan informasi dan praktik-praktik GCG, yang dilakukan melalui penilaian terhadap laporan tahunan perusahaan dan pemberian rekomendasi perbaikan terhadap seluruh peserta ARA.

Penilaian dilakukanberdasarkan data publik untuk mengukurketerbukaan informasi laporan tahunan yang sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang berlaku dan disajikan secara relevan dan wajar.

Pada tahun 2017, jumlah total peserta ARA 2016 adalah sebanyak 314 peserta, yang terdiri dari 301 perusahaan umum dan 13 dana pensiun. Jumlah total peserta ARA 2016 tersebut mengalami peningkatan sebesar 3,63% jika dibandingkan dengan pelaksanan kegiatan ARA 2015. [jin]

Komentar

 
x