Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 20:02 WIB

Laba Bersih WIKA Melambung 70%

Oleh : Monica Wareza | Rabu, 20 September 2017 | 11:32 WIB
Laba Bersih WIKA Melambung 70%
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta-PT Wijaya karya Tbk (WIKA) membukukan laba sebesar Rp435,92 miliar pada semester I tahun 2017 atau tumbuh 70% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dengan rasio laba bersih 4,60%.

Direktur Utama perseroan, Bintang Perbowo mengatakan perolehan laba bersih tersebut ditopang oleh penjualan WIKA di paruh pertama 2017 yang mencapai Rp9,48 triliun atau naik 57,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp6,03 triliun.

"Pencapaian yang sangat membanggakan tersebut didasari komitmen seluruh jajaran manajemen untuk mengembangkan riset demi mendongkrak inovasi dan menumbuhkan kemampuan Human Capital WIKA.," kata Bintang dalam catatan tertulisnya, Rabu (20/9/2017).

Sementara itu, Kas dan setara kas yang dimiliki Perseroan sebesar Rp7,82 triliun dengan total utang berbunga (interest bearing debt) sebesar Rp6,75 triliun dan modal sebesar Rp12,85 triliun.

Hal ini menunjukan rasio hutang berbunga dan net gearing ratio masing-masing sebesar 0,53 kali dan -0,08 kali, yang menunjukan kas dan setara kas Perseroan lebih tinggi, dibandingkan total hutang berbunga Perseroan. Dengan demikian, WIKA masih memiliki kemampuan berhutang sebesar Rp25,38 triliun untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur.

Dalam periode yang sama, rasio utang WIKA terhadap laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi/EBITDA mencapai 5,77 kali.

Catatan positif pada semester I tercermin pada catatan kontrak dihadapi Perseroan di awal September 2017 yang mencapai Rp94,07 triliun atau 91,17% dari target kontrak dihadapi di tahun 2017 senilai Rp103,25 triliun.

"WIKA mendapatkan kontrak baru melonjak 31,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu," kata Bintang.

Kontribusi terbesar pencapaian kontrak baru secara berturut-turut berasal dari sektor infrastruktur, gedung dan properti dengan capaian kontrak sebesar Rp20,66 triliun disusul sektor energi dan pabrik industrial sebesar Rp6,45 triliun. Sementara itu, sektor industri menyumbang capaian kontrak sebesar Rp3,65 triliun.

Di sektor infrastruktur sebagai penyumbang kontrak baru terbesar, salah satu proyek yang dikerjakan adalah jalan tol Balikpapan-Samarinda dengan panjang total 99 kilometer. WIKA mengerjakan section 2, 3 dan 4 dari total 5 section pengerjaan. Pengerjaan tol tersebut hingga pekan II September 2017 tercatat telah mencapai 19,5%.

Komentar

 
x