Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 09:01 WIB

BI: 50% Penetapan Kurs Bergantung Ekonomi AS

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 11 September 2017 | 17:45 WIB
BI: 50% Penetapan Kurs Bergantung Ekonomi AS
Deputi Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityswara - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Deputi Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityswara menyebut range kurs nilai tukar rupiah 50% sangat tergantung indikator ekonomi Amerika Serikat (AS).

Demikian pernyataan Mirza ketika menjawab pertanyaan Ketua Komisi XI DPR Melchias Markus Mekeng terkait range kurs dalam RAPBN 2018 di ruang rapat Komisi XI, Jakarta, Senin (11/9/2017).

"Pak Mirza, komposisi dalam menetapkan range itu, kurs, tadi kan bapak jelasin ekonomi AS, seberapa besar komposisi pengaruh ekonomi AS terhadap penetapan kurs kita," tanya Mekeng.

"Jadi jangan hanya kita ngomong AS begini kita harus begini, berapa besar sih kita punya pengaruh? Masa pemerintah mau menaikkan pertumbuhan ekonomi, tidak memberikan dampak terhadap kurs? kan ini lucu?," tambah Mekeng.

Mirza menjawab, kontribusi ekonomi AS dalam menentukan range nilai tukar rupiah dalam APBN bobotnya cukup tinggi, dia bilang porsinya hampir 50% lebih.

"Nah, faktor eksternal ini yang sulit diperkirakan. Tapi kalau ditanya berapa bobotnya apakah di bawah 50% atau di atas 50%, bisa kemungkinan di atas 50% Pak Ketua," kata Mirza menjawab pertanyaan Mekeng.

Mirza menjelaskan hal tersebut tidak terlepas dari banyaknya aliran modal asing ke Indonesia yang sebagian besar berbentuk mata uang dolar. "Ini memang karena aliran modal di Indonesia ini negeri yang sangat perlu aliran modal baik itu masuk ke pasar SUN, baik itu masuk ke pasar modal maupun masuk ke pasar pinjaman korporasi," ungkapnya. [ipe]

Komentar

 
x