Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 16:05 WIB
Hightlight News

IHSG Masih Berpotensi Positif

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 11 September 2017 | 08:04 WIB

Wall Street di Jalur Merah

IHSG Masih Berpotensi Positif
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sentimen global masih memegang pengaruh yang signifikan terhadap kondisi IHSG. Ketidakpastian sentimen global masih menyisakan kekhawatiran yang membuat investor asing terus menerus melakukan aksi jual.

Menurut praktisi pasar modal, Stefanus Mulyadi Handoko, dari sisi teknikal, IHSG masih terus berkonsolidasi dan terlihat bergerak datar dikisaran 5.749 hingga 5.910.

"Jika dapat bertahan di level 5835 maka IHSG  berpotensi melanjutkan kenaikannya menguji level all time highnya lagi di 5916. Tapi apabila gagal bertahan di 5835, maka IHSG berpotensi untuk kembali melemah menuju area support 5.749-5.774 lagi. Dari indikator teknikal terlihat bergerak mixed," katanya Minggu (10/9/2017).

Stochastic kembali golden cross, sementara penurunan MACD masih tertahan diatas centerline dengan histogram bar masih diarea negatif. Dari kondisi ini menunjukan IHSG masih berada dalam pola sideways jangka pendek.

Pekan ini ada beberapa data ekonomi yang menjadi perhatian dari para pelaku pasar. Di awal pekan akan dimulai dengan rilis data penjualan ritel. Sedangkan pada pertengahan pekan akan dirilis data penjualan kendaraan bermotor dan di akhir pekan akan dirilis data eksport-import serta neraca perdagangan.

Sementara itu dari luar negeri, pekan ini cukup banyak agenda dan kejadian ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar. Berikut ini adalah data ekonomi dari luar negeri yang perlu diperhatikan investor. Hari Selasa 12 September 2017, rilis data inflasi Inggris. Hari Rabu 13 September 2017, rilis data average earning dan tingkat pengangguran Inggris, Rilis data harga produsen dan persediaan minyak AS.

Hari Kamis 14 September 2017, rilis data industri China, Kebijakan moneter dan suku bunga Bank of England, Rilis data inflasi dan klaim pengangguran AS. Hari Jum’at 15 September 2017, rilis data penjualan ritel AS.

Walaupun secara teknikal IHSG berpeluang melanjutkan reboundnya, namun diperkirakan IHSG masih dalam pola sideways jangka pendek. Rebound terakhir belum membuat trend IHSG menjadi naik, sehingga tetap perlu diwaspadai.

Apalagi masih ada ketidakstabilan dari kondisi geopolitik global yang menyebakan asing terus menerus melakukan net sell dalam jumlah yang cukup besar pada pekan lalu. Hati-hati jika IHSG turun menembus kebawah 5.749, maka akan memulai tren bearish jangka pendek.



















 

1 2

0 Komentar

Kirim Komentar


Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x