Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 11:22 WIB

Apple Segera Pimpin Bisnis Digital Chip Toshiba

Oleh : Monica Wareza | Minggu, 10 September 2017 | 09:07 WIB
Apple Segera Pimpin Bisnis Digital Chip Toshiba
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, New York - Apple telah berusaha menghentikan Western Digital untuk mengendalikan bisnis chip Toshiba dengan mengancam untuk tidak membeli produknya di masa depan, menurut sebuah sumber.

Apple, yang menggunakan chip memori flash NAND Toshiba di iPhonenya, khawatir kehilangan daya harga jika Western Digital menjalankan operasinya, kata sumber tersebut pada hari Jumat (8/9/2017).

Namun, jika Western Digital tetap menjadi investor minoritas dalam bisnis ini, Apple, pelanggan teratas chip Toshiba, menawarkan sekitar 50 miliar yen (Rp6,12 triliun, kurs Rp122) ke grup termasuk perusahaan A.S. untuk membantu membiayai sebuah penawaran, seperti mengutip cnbc.com.

Apple menolak berkomentar, sementara juru bicara Western Digital mengatakan bahwa mereka tidak dapat berkomentar mengenai rincian perundingan. Toshiba tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Western Digital, yang bersama-sama berinvestasi di pabrik chip utama Toshiba, memimpin tawaran US$17 miliar-US$18 miliar untuk bisnis chip tersebut, menurut sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut.

Sumber juga mengatakan di awal minggu bahwa Western Digital menawarkan untuk mundur dari pembiayaan konsorsium dengan imbalan posisi yang lebih kuat dalam usaha patungan mereka dan sedang membujuk Apple untuk pendanaan.

Namun tidak jelas apakah pihak lain dalam konsorsium tersebut, yang juga termasuk perusahaan ekuitas swasta AS KKR dan juga investor yang didukung pemerintah Jepang, akan membayar lebih untuk menutupi 15 miliar yen yang telah direncanakan oleh Western Digital sebagai bagian dari tawarannya.

Sumber mengatakan Western Digital memang menginginkan saham masa depan dalam bisnis chip, meski belum jelas berapa jumlahnya.

Eksekutif Toshiba, yang khawatir bahwa Western Digital sedang berusaha untuk mengambil alih bisnis chip tersebut, menuntut agar perusahaan AS tersebut berjanji untuk membatasi ukuran sahamnya di perusahaan tersebut, kata beberapa sumber, meminta anonim karena pembicaraan tersebut dirahasiakan.

Toshiba sekarang bertujuan untuk mencapai kesepakatan akhir dengan konsorsium tersebut pada hari Rabu (13/9/2017), kata beberapa sumber.

Perusahaan berada di bawah tekanan untuk segera menyetujui kesepakatan regulator yang lengkap dan lengkap pada akhir tahun fiskal di bulan Maret untuk memastikan laporan tersebut tidak melaporkan kekayaan bersih negatif, atau kewajiban melebihi aset, untuk tahun kedua berjalan, sebuah skenario yang dapat menyebabkan delisting dari Bursa Saham Tokyo.

Pekan lalu, Toshiba mengatakan bahwa pihaknya belum mempersempit jumlah pelamar dan juga melihat tawaran dari perusahaan ekuitas swasta AS Bain serta satu dari Foxconn Taiwan. Ketiga tawaran tersebut melibatkan Apple, konsumen chip memori utama Toshiba. [hid]

Komentar

 
x