Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 07:05 WIB

OJK Dorong Integrasi Sistem Pasar Modal

Oleh : Monica Wareza | Selasa, 5 September 2017 | 11:34 WIB
OJK Dorong Integrasi Sistem Pasar Modal
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan seluruh transaksi yang dilakukan di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bisa menghubungkan seluruh layanan Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu (S-INVEST) dengan sistem infrastruktur yang ada di pasar modal.

Direktur Pengelolaan Investasi OJK, Sujanto mengatakan bahwa dengan terintegrasinya sistem infrastruktur yang ada sesuai dengan Pasal 2 Peraturan OKJ (POJK) Nomor 28 Tahun 2016 yang membuat sistem transaksi menjadi efisien.

"S-Invest diharapkan supaya bisa terintegrasi dengan sistem pasar modal yang lainnya," kata Sujanto di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Menurut dia, sistem yang sudah terintegrasi ini akan mengefisiensikan biaya operasional dari tiap pihak dan membuat pengawasan industri pengelolaan investasi dan penyediaan sentralisasi data investor maupun pelaporan menjadi lebih mudah.

Selain itu, penggunaan layanan S-Invest untuk kegiatan transaksi aset dasar tersebut merupakan tahap lanjutan atas kewajiban penggunaan Order Routing S-Invest untuk transaksi produk investasi yang meliputi aktivitas penjualan, pelunasan, pengalihan investasi hingga pembagian manfaat.

Sebelumnya, para pelaku industri pengelolaan reksa dana harus menggunakan faksimili atau surat elektronik sebagai alat komunikasi untuk menjalankan aktivitas transaksi aset dasar.

Sejak pemberlakuan S-Invest pada 31 Agustus 2016, industri pengelolaan reksa dana mencatatkan pertumbuhan asset under management (AUM) sebesar 21,55 persen menjadi Rp399,52 triliun per 31 Agustus 2017. Sedangkan, produk yang tercatat meningkat 44 persen menjadi 2.119 produk. [uji]

Komentar

 
x