Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 19:03 WIB

Melantai di Bursa, 4 BUMN Incar Dana Rp11.1 T

Oleh : Uji Sukma Medianti | Rabu, 30 Agustus 2017 | 00:19 WIB
Melantai di Bursa, 4 BUMN Incar Dana Rp11.1 T
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Empat anak usaha milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun ini dengan mengincar dana dari Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp11,1 triliun.

Keempat anak usaha itu, diantaranya PT Garuda Maintenance Facility, PT PP Presisi, PT Wika Gedung, dan PT Jasa Armada Indonesia.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius K. Ro menjelaskan, IPO bakal dimulai oleh GMF pada Oktober 2017. "Pertama GMF paling duluan, kedua PP Presisi, ketiga Wika Gedung, dan Jasa Armada Indonesia," ujar Aloy di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Sebelumnya, pada awal tahun lalu, Aloy menyebut bakal ada 9 anak usaha yang bakal melantai di bursa. Dia beralasan baru ada 4 anak usaha yang bakal IPO lantaran masih perlu restrukturisasi.

Adapun, kelima anak usaha yang gagal IPO tahun ini adalah PT Wika Realty, PT Hutama Karya Realtindo (HK Realtindo), PT Waskita Karya Realty, dan PT Adhi Persada Properti. "Kelimanya merupakan BUMN realty," tambah dia.

Sementara itu, pihaknya memilih melakukan IPO secara bertahap untuk menghindari adanya 'crowded' sehingga membuat investor bingung.

"Sengaja seperti itu untuk mencegah 'crowded'. (Karena investor) ada yang lebih suka Garuda, Presisi, dan lainnya. Kurang lebih jedanya di roadshow atau listing dua minggu. Itu empat pas," ungkapnya.

Aloy, sapaan akrabnya, menambahkan, nantinya 5 anak usaha BUMN yang belum sempat melakukan IPO tahun ini bakal dijadwalkan pada kuartal I tahun 2018. [fdl]

Tags

Komentar

 
x