Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 19:04 WIB

Mandiri Siap Pulihkan 2.000 ATM Tiga Hari ke Depan

Oleh : - | Senin, 28 Agustus 2017 | 18:01 WIB
Mandiri Siap Pulihkan 2.000 ATM Tiga Hari ke Depan
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT. Bank Mandiri Persero Tbk memperkirakan proses pemulihan sekitar 2.000 mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang tidak berfungsi normal karena gangguan Satelit Telkom-1, dapat selesai seluruhnya dalam tiga hari ke depan atau 1 September 2017.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas saat dihubungi di Jakarta, Senin (28/8/2017), mengatakan saat ini tersisa 530 mesin ATM yang masih belum berfungsi normal, dari 2.000 mesin ATM yang terganggu sejak Jumat (25/7).

Angka tersebut sebesar tiga persen dari total 17.695 mesin ATM yang dimiliki Mandiri.

"Kami perkirakan dua hingga tiga hari ini seluruhnya selesai," ujar Rohan Hafas.

Rohan mengatakan mesin ATM yang terganggu adalah mesin ATM yang menggunakan jaringan VSAT. Akibat gangguan itu, Mandiri juga mengalihkan jaringan (reroute) dari Satelit Telkom-1, di antaranya, ke Satelit Indosat.

Sementara itu, perbankan lainnya pun mulai memitigasi dampak lebih buruk dari terganggunya Satelit Telkom-1.

PT. Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN) masih berupaya memulihkan layanan sebanyak 100 mesin ATM yang terdampak. BTN yang memiliki total 1.900 mesin ATM, menyatakan terganggunya Satelit Telkom-1 tidak berdampak signifikan pada layanan perseroan.

"Nasabah BTN masih bisa melakukan transaksi di kantor cabang, maupun kantor layanan kas Bank BTN. Nasabah pun juga bisa bertransaksi nontunai di layanan digital solution Bank BTN lewat mobile banking ataupun internet banking," kata Sekretaris Perusahaan BTN Agus Susanto.

BTN menargetkan semua layanan ATM yang terkendala di seluruh Indonesia akan pulih dan beroperasi normal dalam tiga hari ke depan.

"BTN telah membereskan kendala di ATM yang tersebar di area Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek). Upaya yang dilakukan antara lain mengganti jaringan ATM dengan Modem 4G. Langkah ini diambil karena solusi ini relatif lebih cepat dibandingkan dengan cara lain," ujar dia.

Anomali atau gangguan pada Satelit Telkom-1 terjadi sejak Jumat (25/8) pukul 16.51 WIB. Anomali itu mengakibatkan pergeseran pointing antena yang membuat semua layanan transponder dari satelit itu terganggu.

PT Telkom Indonesia Tbk Persero sebagai operator satelit akan melakukan migrasi layanan Satelit Telkom 1 ke Satelit Telkom 2 dan Satelit Telkom 3S dan proses itu diperkirakan selesai pada 10 September 2017. [tar]

Komentar

 
x