Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 07:38 WIB

Rian Hendriana

Juara Stocklab Competition: Trading Jadi Candu

Oleh : Monica Wareza | Rabu, 23 Agustus 2017 | 08:03 WIB
Juara Stocklab Competition: Trading Jadi Candu
Rian Hendriana, pemenang pertama Stocklab Competition - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Rian Hendriana, pemenang pertama Stocklab Competition yang digelar Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perihatin dengan minimnya investor dalam negeri saat ini.

Rian berharap agar investor ritel pasar modal di Indonesia, khususnya domestik semakin meningkat. Namun sayangnya karena kurangnya pengetahuan tentang pasar modal sehingga membuat jumlah ini masih saja sedikit.

"Ingin jadi investor pasar modal Indonesia karena jangan sampai kita di negara sendiri tapi investornya banyakan orang luar," kata Rian kepada INILAHCOM di Gedung BEI, Selasa (22/8/2017).

Dia mencontohkan, di kampus Universitas Swadaya Gunung Jati, Cirebon yang mengetahui dan memahami pasar modal hanya di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi saja. Sedangkan di fakultas lainnya sama sekali tidak mengenal apa itu pasar modal.

Sehingga ke depannya ia bersama dengan rekan dari komunitas galeri pasar modalnya berencana untuk melakukan sosialisasi ke fakultas lain untuk mengenalkan pasar modal yang selama ini sosialisasi hanya dilakukan di lingkungan fakultas ekonomi.

"Sebenarnya yang kenal pasar modal cuma dari fakultas ekonomi, cuma saya pribadi sama teman di galeri mau mulai mengenalkan ke fakultas lain kalau pasar modal bukan hanya milik anak ekonomi, fakultas lain juga bisa karena penting juga," lanjutnya.

Dia menceritakan saat pertama kali mengenal pasar modal saat ini masih semester empat, dua tahun yang lalu, saat itu ia bergabung dengan kegiatan mahasiswa di galeri investasi kampusnya dan banyak belajar mengenai pasar modal.

Sejak saat itu ia mulai belajar untuk berinvestasi saham dengan modal yang kecil. Berawal dari modal portofolio yang diberikan oleh sekuritasnya hingga sekarang ia sudah bisa menganalisis sendiri saham yang sebaiknya dibeli atau di jual hari itu.

"Sekarang karena udah mudah bisa 100 ribu saya awalnya 100 ribu dulu. Dari tim sekuritasnya biasanya dikasih masukan bagusnya beli saham apa hari ini tapi kita diskusi juga bagusnya apa. Sekarang kalau misal ada analisis dari sekuritasnya saya bandingkan dengan analisis teknikal saya, baru saya putuskan," kata pria kelahiran 1994 ini.

Trading saham sepertinya sudah menjadi candu bagi Riam, terbukti dengan usahanya untuk selalu menambahkan modal tiap bulannya untuk tambahan berinvestasi. Ditambah lagi dengan hadiah yang diterimanya saat memenangkan kompetisi.

"Pas sudah buka akun tiap bulannya saya tambah sebulan itu minimal Rp200 ribu. Kemarin kebetulan habis dapat hadiah juga menang di Jawa Barat Rp1 juta jadi saya tambahin ke sana jadi sekarang sudah hampir 2 jutaan lah," tambah dia.

Setelah memenangkan Stocklab Competition ini Rian berharap ke depan dapat berbagi dengan teman-temannya di kampusnya, mengenai pasar modal sehingga ia memiliki kontribusi dalam menambah jumlah investor Indonesia. [hid]

Komentar

 
x