Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 06:59 WIB

BTN Bidik UMKM Karanganyar Lewat Balkondes

Oleh : Uji Sukma Medianti | Senin, 21 Agustus 2017 | 10:22 WIB
BTN Bidik UMKM Karanganyar Lewat Balkondes
Direktur Utama BTN, Maryono (Kanan) - (Foto: BTN)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bank Tabungan Negara (BTN), membidik pelaku UMKM di Karanganyar, Jawa Tengah melalui program Balai Ekonomi Desa (Balkondes).

Direktur Utama BTN, Maryono, menuturkan, Balkondes di Karanganyar akan menjadi ruang bagi para pengrajin untuk tidak hanya unjuk gigi tapi juga mendapat edukasi tentang ekonomi digital.

Dikatakan Maryono, setidaknya ada 80 pengrajin gerabah yang dibina di Balkondes Bank BTN. Dimana, para pengrajin diberi pelatihan untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung pemasaran produk mereka ke seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia.

"Pelatihan ini diharapkan bisa mendorong pengrajin lebih aktif berjualan via online, sebab saat ini kontribusi transaksi e-commerce UMKM masih sangat rendah," kata Maryono dalam keterangan resmi di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (20/8/2017).

Adapun, pelatihan tersebut meliputi pembukaan akun e-dagang atau e-commerce, menciptakan nilai tambah pada produknya mengisi gerai online dengan foto produk yang layak jual, kemasan menarik, dan sebagainya di situs penjualan online atau e-commerce.
Bank BTN juga melengkapi Balkondes Karanganyar dengan etalase online di situs belanja online.

Dengan bergabung dalam situs tersebut, UMKM yang dipayungi di Balkondes BTN bisa melakukan beragam transaksi digital.

Pada kesempatan ini, Bank BTN me rilis aplikasi pembayaran Quick Respons Payment untuk merchant maupun nasabah untuk memudahkan transaksi.

Aplikasi Quick Response Payment merupakan suatu aplikasi yang bisa dioperasikan di ponsel atau PC untuk memudahkan pembayaran dengan cara meminda kode QR yang terpampang di layar merchant.

"Jadi penjual bisa memasukkan nilai transaksi, begitu selesai dipindai maka dana nasabah di tabungan secara real time sudah dipotong. Tentu ini akan lebih efisien, cepat mudah dan aman," kata Maryono. [jin]

Komentar

 
x