Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 16:15 WIB

Sahamnya Disuspensi, Ini Kata MKNT

Oleh : Monica Wareza | Jumat, 18 Agustus 2017 | 11:54 WIB
Sahamnya Disuspensi, Ini Kata MKNT
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta-Saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) karena adanya pergerakan signifikan terhadap harganya.

Sekretaris perusahaan MKNT, Ornella Bartin mengatakan bahwa pergerakan saham ini merupakan respoons dari kinerja perseroan yang positif sepanjang semester I tahun ini.

"Aksi korporasi dalam bentuk akuisisi 3 anak usaha yang bergerak dalam bidang penjualan pulsa membuat kegiatan utama perseroan tumbuh sangat pesat," kata Ornella dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/7/2017).

Menurut dia, sepanjang kuartal I yang allu, pendapatan perseroan naik 438% menjadi Rp1,05 triliun secara year on year dari Rp195,97 miliar dengan perolehan laba yang tumbuh 203% mejadi Rp7,88 miliar di epriode yang sama.

Sementara itu, sepanjang kuartal kedua juga terjadi kenaikan pendapatan mencapai 452,94% menjdai Rp2,58 triliun dari sebelumnya Rp516,72 miliar dengan perolehan laba sebesar Rp23,14 atau naik 393,39% dari kuartal kdua di tahun lalu.

"Hal ini yang menjadi sentimen positif bagi laju saham perseroan sebab hingga saat ini belum ada lagi aksi korporasi atau aktivitas lainnya yang berpotensi menjadi trigger pergerakan saham," lanjutnya.

Akuisisi terhadap sebuah start up yang sebelumnya dilakukan perseroan juga mendapatkan respon yang positif. Menurut Ornella, meskipun nilai investasi untuk start up ini terbilang kecil namun memiliki potensiyang sangat besar, pasalnya tren ke depan yang beralih ke sistem digital.

Saham MKNT disuspensi hari ini, Jumat (18/8/2017) karena mengalami kenaikan harga yang signifikan. Pada perdagangan Rabu (16/8/2017), saham MKNT ditutup di level Rp1.320 per lembar dengan harga tertinggi Rp1.425 sepanjang perdagangan hari tersebut.

Pada perdagangan Selasa (15/8/2017), saham MKNT ditutup pada harga Rp1.195 padahal seminggu sebelumnya, Rabu (9/8/2017) hanya ditutup pada harga Rp900 per lembar saham. [jin]

 
x