Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 09:05 WIB

72 Tahun Indonesia Merdeka

Literasi Lemah, Kapitalisasi Pasar Modal Rendah

Oleh : Monica Wareza | Kamis, 17 Agustus 2017 | 06:00 WIB
Literasi Lemah, Kapitalisasi Pasar Modal Rendah
Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Nilai kapitalisasi pasar modal dalam negeri masih sangat jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan PDB Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya literasi di masyarakat.

Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan, meskipun belakangan ini sudah mulai adanya peningkatan dari jumlah masyarakat yang mengerti pasar modal namun terlihat masih jauh bagi pasar modal untuk mendorong PDB.

"Perkembangan dalam beberapa tahun terakhir ini sudah mulai menunjukkan adanya perbaikan, di mana tadi jumlah masyarakat yang sudah melek pasar modal sudah mulai banyak," kata Reza kepada INILAHCOM.

Menurut Reza, peran serta dari regulator pasar modal dalam usaha peningkatan jumlah masyarakat yang teredukasi untuk mulai berinvestasi di pasar saham sangat dibutuhkan sehingga nantinya akan muncul pemain-pemain baru di pasar saham.

Jika dibandingkan dengan negara lain yang sudah terlebih dahulu menerapkan edukasi pasar modal, Indonesia masih sangat jauh ketinggalan. Tak heran jika negara maju seperti Amerika, Jepang dan Jerman memiliki kontribusi pasar modal sangat besar kepada PDB-nya.

Selain itu, perkembangan jumlah emiten yang sudah bisa dikatakan cukup tinggi namun hanya menyisakan beberapa emiten saja yang nilai sahamnya likuid dan memiliki kapitalisasi pasar yang besar. Sehingga, masih butuh proses bagi emiten-emiten lainnya untuk berkembang.

"Artinya, katakanlah misalnya yang marketcap-nya besar, katakan lah cuma 50 kan. Nah yang 50 ini dibandingkan yang 500 ini cuma 10% saja kan. Jadi itu masih butuh proses," imbuh Reza. [jin]

Komentar

 
x