Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 11:28 WIB

Harga Batu Bara Naik, Laba BUMI Jadi US$162,3 Jt

Oleh : Monica Wareza | Senin, 7 Agustus 2017 | 05:16 WIB
Harga Batu Bara Naik, Laba BUMI Jadi US$162,3 Jt
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan laba bersih senilai US$162,3 juta sepanjang semester I tahun ini.

Jumlah ini mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan dengan eugi bersih yang diperoleh perseroan di periode yang sama tahun lalu.

Direktur dan Corporate Secretary perseroan, Dileep Srivastava mengatakan bahwa kenaikan harga batu bara menjadi katalis positif pada laba bersih yang diperoleh perseroan saat ini. "Ada indikasi kenaikan harga batubara yang terlihat pada Agustus ini akan berdampak positif pada prospek perusahaan hingga akhir 2017," kata Dileep dalam catatan pekan lalu.

Harga batu bara sepanjang periode Januari hingga Juni 2017 ini mencapai US$54,8 per ton, naik 37,7% year on year. Dengan tahun lalu harga baru bara hanya mnecapai US$39,8 per ton.

Sementara itu, dengan curah hujan yang semakin menipis maka perseroan optimis akan dapat meningkatkan produksi hingga akhir tahun. Meski begitu perseroan masih mempertahankan target pertumbuhan produksi di angka 5% dan proyeksi kenaikan harga batu bara sebesar 30% dari tahun lalu.

Produski batu bara BUMI sepanjang semester I tahun ini meningkat 0,9% menjadi 40,2 juta ton meski curah hujan masih cukup tinggi dan menghambat aktivitas produksi. "Volume penjualan batu bara hingga 30 Juni mencapai 41,5 juta ton, sama dengan periode sampai akhir Juni tahun lalu," kata dia.

Belum lama ini, tepatnya 27 Juli lalu perseroan telah menyelesaikan rights issue dan obligasi wajib konversi senilai US$2,6 miliar guna restrukturisasi utang perseroan. Perseroan mengestimasikan bahwa dampak restrukturisasi ini akan tercermin pada kinerja keuangan perseraon kuartal III tahun ini. [hid]

Komentar

 
x