Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 20 November 2017 | 22:39 WIB

Alam Sutera Catat Kenaikan Laba Jadi Rp712,76 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 1 Agustus 2017 | 13:05 WIB
Alam Sutera Catat Kenaikan Laba Jadi Rp712,76 M
(Foto: Istimewa)
facebook twitter


INILAHCOM, Jakarta - PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) mengalami kenaikan laba bersih per 30 Juni 2017 menjadi Rp712,76 miliar dari Rp544,06 miliar pada periode yang sama tahun 2016.

Pada periode ini, penjualan perseroan mencapai Rp1,6 triliun dari Rp1,2 triliun. Beban pokok penjualan menjadi Rp558,5 miliar dari Rp543,7 miliar. Laba bruto menjadi Rp1,1 triliun dari Rp741,53 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (1/8/2017).

Beban penjualan mencapai Rp385,05 miliar dari Rp164,4 miliar. Laba sebelum pajak menjadi Rp741,59 miliar dari Rp577,05 miliar. Pajak penghasilan menjadi Rp28,8 miliar dari Rp32,98 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp712,76 miliar dari Rp544,06 miliar.

Untuk total aset perseroan menjadi Rp20,8 triliun dari Rp20,1 triliun. Sedangkan total liabilitas perseroan menjadi Rp12,97 triliun dari Rp12,99 triliun.

ASRI merupakan emiten yang bergerak dalam bidang pembangunan dan pengelolaan perumahanperumahan, kawasan komersial, kawasan industri, dan pengelolaan pusat perbelanjaan, pusat rekreasi serta perhotelan (pengembangan kawasan terpadu). Saat ini proyek real estat utama yang dimiliki oleh ASRI dan anak usahanya, adalah: berlokasi di Tanggerang (proyek Kota Mandiri Alam Sutera di Serpong; Kota Mandiri Suvarna Sutera di Pasar Kemis dan Kota Ayodhya di pusat kota), Jakarta (proyek gedung perkantoran The Tower dan Wisma Argo Manunggal) dan Bali (Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana).

Pada pemegang saham ASRI antara lain PT Tangerang Fajar Industrial Estate (pengendali) (25,21%) dan PT Manunggal Prime Development (pengendali) (18,68%). Adapun pengendali utama Alam Sutera Realty Tbk adalah keluarga Tuan The Ning King.

Saham ASRI hari ini dibuka di Rp324 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi di Rp565 per saham pada penutupan 10 Agustus 2016. Sedangkan harga terendah di Rp304 per saham pada penutupan 24 Juli 2017.

Komentar

 
x