Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 01:37 WIB

Ekonomi AS di Bawah Ekspektasi, Rupiah Semringah

Oleh : - | Senin, 31 Juli 2017 | 10:31 WIB
Ekonomi AS di Bawah Ekspektasi, Rupiah Semringah
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (31/7/2017) pagi, bergerak menguat sebesar delapan poin menjadi Rp13.315 dari sebelumnya pada posisi Rp13.323 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Senin (31/7/2017) mengatakan bahwa revisi naik produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat kuartal kedua 2017 yang di bawah perkiraan pasar menjadi salah satu faktor yang menekan dolar AS terhadap mata uang global, termasuk rupiah.

"Pertumbuhan ekonomi AS kuartal keedua direvisi naik ke 2,6% dari 1,2% secara tahunan, revisi itu masih di bawah ekspektasi pasar," kata Rangga Cipta.

Menurut dia, revisi PDB AS itu masih terlampau kecil efeknya untuk melawan sentimen pesimistis dari Bank Sentral AS (The Fed) terhadap pencapaian target inflasinya.

"Rupiah masih memiliki ruang untuk menguat akibat faktor pendukung dari global," katanya.

Sementara sentimen domestik, ia mengatakan, secara umum masih dibayangi sentimen negatif, beberapa aturan dan kebijakan pemerintah masih menjadi perhatian pelaku pasar uang, yang salah satunya investasi dana haji untuk infrastruktur yanng ternyata hanya wacana.

Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa masih adanya sentimen negatif pada dolar AAA di pasar global setidaknya dapat dimanfaatkan rupiah untuk bergerak naik.

"Diharapkan sentimen dari dalam negeri juga kondusif sehingga mampu mendorong apresiasi rupiah lebih tinggi," kata Reza. [tar]

Komentar

 
x