Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 06:31 WIB

Laba BCA Seiring Pertumbuhan Kredit

Oleh : Monica Wareza | Minggu, 30 Juli 2017 | 06:08 WIB
Laba BCA Seiring Pertumbuhan Kredit
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terus beradaptasi terhadap kondisi pasar terkini untuk mendorong pertumbuhan dana sekaligus menghasilkan kredit yang berkualitas.

"BCA terus memperkokoh pondasi bisnis guba mendukung pertumbuhan dimasa mendatang dan memanfaatkan kesempatan di seluruh lini bisnis dengan tetap menjaga prinsip manajemen resiko yang prudent," kata Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BBCA, akhir pekan ini.

Di tengah kondisi yang dinamis, BCA mengimplementasikan berbagai program dan inisiatif untuk mengantisipasi pertumbuhan jumlah maupun ragam kebutuhan nasabah.

Hal ini terlacak dari kinerja kuartal kedua tahun ini. Perseroan mencatat peningkatan laba bersih sebesar 10% menjadi Rp10,5 triliun dari sebelumnya Rp9,7 triliun di periode yang sama.

Pertumbuhan laba yang diperoleh perseroan ini dipicu oleh pertumbuhan penyaluran kredit. Menurut Jahja, penyaluran kredit perusahaan meningkat 11,9% dari periode yang sama tahun lalu menjadi Rp432 triliun.

Pertumbuhan kredit ini didorong oleh sebaran kredit di sektor korporasi dan konsumer dengan kredit korporasi bertumbuh 18,7% menjadi Rp160,7 triliun, sementara untuk kredit konsumer berhasil tumbuh 18,4% menjadi Rp124,5 triliun.


Selain itu, pertumbuhan kredit korporasi sejalan dengan adanya permintaan kredit yang lebih tinggi di periode April hingga Juni.

Portofolio kredit konsumer disumbang oleh kredit kepemilikan rumah (KPR) yang bertumbuh 21,9% menjadi Rp75,3 triliun berkat penawaran produk dengan suku bunga yang kompetitif di periode Februari hingga April.

Sementara untuk kredit kendaraan bermotor berhasil meningkat 12,2% menjadi Rp38,2 triliun dan outstanding kartu kredit meningkat 18% menjadi Rp11,1 triliun, untuk kredit konsumer dan Ukm yang tumbuh 12,2% menjadi Rp148,3 triliun, sejalan dengan adanya pelunasan fasiltas modal kerja di semester I.

Pemegang saham BBCA antara lain PT Dwimuria Investama Andalan (54,94%). Pemegang saham PT Dwimuria Investama Andalan adalah sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono, sehingga pengendali terakhir Bank BCA adalah sdr. Robert Budi Hartono dan Sdr. Bambang Hartono.

Saham BBCA pada akhir pekan ini berada di Rp18.800 per saham, yang merupakan harga tertinggi dalam setahun terakhir. Sedangkan harga terendah di Rp14.300 per saham pada penutupan 29 November 2016. [hid]

 
x