Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 06:31 WIB

Laba BCA Naik 10% Jadi Rp10,5 T

Oleh : Monica Wareza | Kamis, 27 Juli 2017 | 17:50 WIB
Laba BCA Naik 10% Jadi Rp10,5 T
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat peningkatan laba bersih sebesar 10% untuk periode semester I-2017 menjadi Rp10,5 triliun dari sebelumnya Rp9,7 triliun di periode yang sama.


Direktur Utama BBCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan bahwa BCA terus memperkuat bisnis perbankan transaksi dan kemampuannya dalam beradaptasi terhadap kondisi pasar terkini berhasil mendorong pertumbuhan dana sekaligus menghasilkan kredit yang berkualitas.


"BCA terus memperkokoh pondasi bisnis guba mendukung pertumbuhan dimasa mendatang dan memanfaatkan kesempatan di seluruh lini bisnis dengan tetap menjaga prinsip manajemen resiko yang prudent. Ditengah kondisi yang dinamis, BCA mengimplementasikan berbagai program dan inisiatif untuk mengantisipasi pertumbuhan jumlah maupun ragam kebutuhan nasabah," kata Jahja di Jakarta, Kamis (27/7/2017).


Pertumbuhan laba yang diperoleh perseroan ini dipicu oleh pertumbuhan penyaluran kredit. Menurut Jahja, penyaluran kredit perusahaan meningkat 11,9% dari periode yang sama tahun lalu menjadi Rp432 triliun.


Pertumbuhan kredit ini didorong oleh sebaran kredit di sektor korporasi dan konsumer dimana kredit korporasi bertumbuh 18,7% menjadi Rp160,7 triliun, sementara untuk kredit konsumer berhasil tumbuh 18,4% menjadi Rp124,5 triliun.


Selain itu, pertumbuhan kredit korporasi sejalan dengan adanya permintaan kredit yang lebih tinggi di periode April hingga Juni.


Portofolio kredit konsumer disumbang oleh kredit kepemilikan rumah (KPR) yang bertumbuh 21,9% menjadi Rp75,3 triliun berkat penawaran produk dengan suku bunga yang kompetitif di periode Februari hingga April. Sementara untuk kredit kendaraan bermotor berhasil meningkat 12,2% menjadi Rp38,2 triliun dan outstanding kartu kredit meningkat 18% menjadi Rp11,1 triliun, untuk kredit konsumer dan Ukm yang tumbuh 12,2% menjadi Rp148,3 triliun, sejalan dengan adanya pelunasan fasiltas modal kerja di semester I. [hid]

 
x