Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 15:32 WIB

PT Verena Finance Targetkan Kredit Rp1,5 T

Oleh : Monica Wareza | Jumat, 21 Juli 2017 | 15:54 WIB
PT Verena Finance Targetkan Kredit Rp1,5 T
PT Verena Multi Finance - (Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Verena Multi Finance, perusahaan pembiayaan yang menyasar nasabah ritel ini manargetkan penyaluran kredit dapat mencapai Rp1,5 triliun di tahun 2017 ini.

Direktur Utama perseroan, Andi Harjono mengatakan bahwa saat ini perseroan telah mengantongi dua portofolio pembiayaan, yakni pembiayaan otomotif dan pembiyaan bridging untuk developer perumahan. "Dari dua portofolio pembiayaan kita ini untuk otomotif itu sekitar 80%, sisanya untuk bridging developer," kata Andi di gedung BEI, Jumat (21/7/2017).

Penyaluran kredit di tahun ini ditargetkan untuk naik dibandingkan dengan tahun lalu dimana posisi penyaluran kredit tahun lalu adalah sebesar Rp1,2 triliun. Dengan begitu jika dihitung maka perseroan menargetkan bahwa kredit dapat tumbuh sebesar 25% di tahun ini.

Hingga periode yang berakhir pada Juni 2017 lalu, VRNA telah menyalurkan kredit sebesar Rp600 miliar-Rp700 miliar, berarti penyaluran kredit ini telah mencapai 40% hingga 46%.

"Semester II biasanya lebih tinggi dari semester I ya biasanya, Karena permintaan lebih banyak. Akhir tahun itu good time to buy biasanya showrooom tahun ini kasih diskon gede-gedean," jelas Andi.

Dalam rangka meningkatkan penyaluran kredit ini, perseroan juga berencana untuk menambang jumlah cabang pembantu (satelit di berbagai daerah karena saat ini perseroan masih terfokus di wilayah Jakarta.

Beberapa wilayah yang dianggap perseroan paling memungkinkan untuk melakukan ekspansi penambahan satelit adalah Sumatera Utara, Jawa Tengah dan jawa Timur.

"Kita pertimbangkan buka satelit baru. Saya targetin tahun ini 5 satelit baru di seluruh Indonesia seperti Medan 1 atau 2, Jakarta luasannya Cikampek, Karawang dan Cikarang," tambahnya.

Untuk penambahan satu satelit, perseroan memperkirakan akan membutuhkan dana sebesar Rp300 juta-Rp400 juta. Sehingga perseroan akan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp1,5 miliar unutk penambahan lima satelit di tahun ini. [hid]

 
x