Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 06:46 WIB

PT Intiland Catat Pendapatan Penjualan Rp1,1 T

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 19 Juli 2017 | 01:01 WIB
PT Intiland Catat Pendapatan Penjualan Rp1,1 T
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Intiland Development Tbk (DILD) mencatat pendapatan penjualan (marketing sales) Rp1,1 triliun sepanjang semester I 2017. Nilai pencapaian ini naik 10 persen dari perolehan marketing sales periode sama tahun lalu sebesar Rp1 triliun.

Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono mengungkapkan pencapaian hasil marketing sales masih sesuai ekspektasi manajemen. Penilaian ini mempertimbangkan kondisi pasar properti yang belum terlalu membaik dalam enam bulan pertama tahun ini.

Archied memperkirakan pasar properti akan berangsur-angsurmembaik seiring stabilitas perekonomian, iklim investasi, dan kondisi politik nasional. Perseroan masih tetap akan menfokuskan strategi untuk memasaran proyek-proyekeksisting untuk mencapaitarget marketing salestahun ini sebesar Rp2,3 triliun.

"Kami terus meninjau kondisi pasar propertiyang terjadi dan menyusun strategi yang tepat untuk mengantisipasinya. Dalam rencana bisnis 2017, kami ada rencana meluncurkan proyek baru skala besar dan pengembangan baru dari proyek berjalan di semester II tahun ini," ungkap Archied.

Ditinjau berdasarkan segmen pengembangannya, kawasan industri memberikan kontribusi marketingsalesterbesar mencapai Rp531 miliar atau 48 persen dari keseluruhan. Pencapaian ini berasal dari penjualan lahan industri di Ngoro Industrial Park, Jawa Timur ke perusahaan otomotif nasional dan beberapa perusahaan yang bergerak di bidang furnitur rumah tangga makanan ternak, dan perusahaan makanan olahan.

Segmen pengembangan mixed-usedan high risetercatat memberikan kontribusi marketing salessebesar Rp228 miliar atau 21 persen dari keseluruhan. Kontribusi terbesar dari segmen ini berasal dari penjualan proyek 1 Park Avenue Jakarta.

Kontributor berikutnya berasal dari segmen properti investasi yang membukukanpendapatan Rp185 miliar atau 17 persen dari keseluruhan. Pencapaian dari segmen ini antara lain berasal dari penyewaan ruang komersial seperti perkantorandan ritel, pengelolaan lapangan golf dan klub olahraga, serta penyewaan fasilitas pergudangan.

Segmen properti investasi merupakan sumber pendapatan berulang (recurring income) perseroan. Perolehan dari segmen ini melonjak 37persen dari periode sama tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp135 miliar. Peningkatan tersebut terutama didorong adanyapenambahan kontribusi yang berasal dari penyewaan ruang perkantoran South Quarter di Jakarta Selatan dan manajemen properti perumahan Graha Famili.

Archied mengungkapkan ke depan perseroan akan terus berusaha untuk meningkatkan porsi recurring income yang berasal dari kontribusi segmen properti investasi. Pertumbuhan segmen ini menjadi penting karena memberikan stabilitas operasional dan pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.

"Penyelesaian proyek-proyek perkantoran seperti Praxis dan Spazio Tower di Surabaya jelas akan mendorong pertumbuhan segmen ini di masa mendatang," jelas Archied.

Sementara segmen pengembangan kawasan perumahan tercatat memberikan kontribusi sebesar Rp160 miliar atau 14 persen. Perseroan saat ini mengembangkan sejumlah kawasan perumahan di sejumlah lokasi di Jakarta, Tangerang, dan Surabaya seperti Serenia Hills, Talaga Bestari, Graha Famili, dan Graha Natura.

Berdasarkan tipenya, pendapatan dari pengembangan (development income) memberikan kontribusi marketing sales Rp919 miliar atau setara 83 persen dari keseluruhan. Sisanya berasal dari recurring incomeyang Memasuki paruh kedua tahun ini, Intiland terus berupaya mengeksekusi sejumlah strategi pemasaran dan pengembangan untuk mencapai target marketing sales 2017.

Perseroan rencananya akan meluncurkan beberapa pengembangan baru dari proyek-proyek berjalan seperti 1Park Homes, South Quarter tahap II, dan klaster baru diSerenia Hills.

Selain rencana tersebut, Intiland merencanakan untuk meluncurkan dua proyek pengembangan mixed use & high riset terpadu yang lokasinya sangat strategi di jantung kawasan bisnis Jakarta dan di Surabaya. Peluncuran proyek ini akan memberikan dampak signifikan bagi prospek usaha dan kinerja Intiland di masa depan.

 
x