Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 12:22 WIB

APEI Usulkan Pangkas Minimal MKBD

Oleh : Monica Wareza | Selasa, 18 Juli 2017 | 12:54 WIB
APEI Usulkan Pangkas Minimal MKBD
Komite Ketua Umum (KKU) APEI, Zaki Mubarak - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Asosiasi Perantara Efek Indonesia (APEI) akan mengusulkan pengurangan jumlah MKBD minimal.

Tujuannya untuk dapat melakukan transaksi marjin yang saat ini berada di angka Rp250 miliar. Dengan demikian jumlah perusahaan efek yang mampu melaksanakan transaksi marjin juga meningkat.


Komite Ketua Umum (KKU) APEI, Zaki Mubarak mengatakan bahwa saat ini rata-rata perusahaan sekuritas yang memiliki MKBD di atas Rp250 merupakan milik asing. "Iya nanti kita juga berusaha mudah-mudahan yang bisa transaksi marjin yang ga Rp250 miliar, tapi di bawah itu. Bahkan kalo bisa dibawah Rp100 miliar," kata Zaki di Kantor APEI, Senin (17/7/2017).

Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa perusahaan sekuritas asing ini memiliki nasabah instritusi, bukan ritel. Sementara nasabah institusi ini tidak membutuhkan marjin. "Itu maksudnya transaksi marjin untuk meminjamkan, kalo yang MKBD besar bisa ngasih pinjaman marjin sehingga nasabah bisa trading lebih banyak," lanjut Zaki.


Sementara itu, menurut Zaki, jumlah MKBD yang besar ini juga membebani pihak sekuritas. Karena jika memiliki modal yang besar makan sekuritas juga harus mengembalikan jumlah yang besar kepada pemegang saham.


"Tapi sebenarnya bagi perusahaan kalau MKBD besar, beban kita besar. Karena modal kita besar maka kita harus mengembalikan ke pemegang saham atau ke perusahaan besar sedangkan kita izinnya pedagang efek, makelar," jelasnya. [hid]

Komentar

 
x