Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 09:26 WIB

Sulitnya Menyelamatkan Sevel

Oleh : Monica Wareza | Sabtu, 15 Juli 2017 | 00:15 WIB
Sulitnya Menyelamatkan Sevel
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Modern Internasional Tbk (MDRN) telah melakukan berbagai usaha untuk menyelamatkan anak usahanya yang memberikan kontribusi terbesar, Seven Eleven.

Komisaris perseroan, Donny Sutanto mengatakan bahwa sejak tahun 2015 perseroan telah berusaha mencari partner untuk menjual bisnis waralabanya. Namun sayang usaha ini selalu terkendala dan akhirnya gagal.

"Sejak 2015 sudah berusaha mencari partner, tapi tidak tahu apa yang terjadi makanya batal," kata Donny di Kantor MDRN Jakarta, Jumat (14/7/2017).

Salah satu partner terakhir yang telah dijajaki oleh MDRN adalah PT Charoen Phokphand Tbk (CPIN) yang telah sampai pada tahap penandatangan Memorandum of Understanding (MoU). Dalam perjanjian tersebut dituliskan bahwa CPIN akan mengambil alih Sevel senilai Rp1 triliun.

"Mereka berundingnya sama pihak Sevel di Amerika, saya tidak punya kapasitas buat jawab. Kalau yang lain itu mungkin karena persyaratannya agak berat jadi orang mundur," jelas Donny.

Kurangnya dukungan dan kerjasama Master Franchisor Seven Eleven Inc (SEI) menjadi kendala, tambah Donny. Salah satu persyaratan yang dianggap memberatkan adalah dengan hanya memberikan waktu masa berlaku franchise selama 1 tahun untuk investor untuk menyelesaikan masalah yang ada. [hid]

Tags

Komentar

 
x