Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 September 2017 | 08:32 WIB

MDRN Akui Terlalu Agresif Majukan Sevel

Oleh : Monica Wareza | Jumat, 14 Juli 2017 | 19:57 WIB
MDRN Akui Terlalu Agresif Majukan Sevel
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Modern International Tbk (MDRN) mengakui bahwa langkahnya yang terlalu agresif dalam memajukan Seven Eleven (Sevel) di tahun-tahun pertama keberadaannya di Indonesia membuat pihaknya menyampingkan bisnis perseroan lainnya.

Komisaris MDRN, Donny Sutanto bahwa di tahun 2009-2010 perseroan merasakan bahwa kinerja Sevel sangat bagus sehingga perseroan menggelontorkan dana yang cukup besar untuk menambah jumlah gerai dan membangun infrastruktur pendukung lainnya untuk Sevel yang dikelola anak usaha perseroan yaitu PT Modern Sevel Indonesia.

"Kalau dilihat 2009-2010 resoin sangat bagus segingga manajemen bikin investasi buka toko baru dan bangun infrastruktur yang cukup makan modal kaya pabrik fresh food 400-500 toko kapasitasnya dan butuh modal banyak," kata Donny di Kantor Modern Internasional Matraman, Jakarta, Jumat (14/7/2017).

Setelah perseroan memutuskan untuk menutup seluruh gerai Sevel karena sudah tidak berkinerja baik lagi, perseroan baru menyadari bahwa langkahnya yang terlalu agresif berisiko tidak baik bagi usaha perseroan yang lainnya.

"Kita tidak bisa majukan Ricoh (usaha mesin foto kopi) karena terlalu fokus ke Sevel tapi akhirnya," kata Donny.

Selanjutnya, perseroan masih akan menyusun rencana ke depan mengenai kinerjanya dengan usaha Medical Imaging Equipment (alat kesehatan) dan mesin fotokopi. Namun sebelumnya perseroan akan menyelesaikan terlebih dahulu kewajiban dari bisnis waralabanya yang tutup. [hid]

Tags

 
x