Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 10:38 WIB

PT Wicaksana Overseas Terakuisisi Investor Swiss

Oleh : Monica Wareza | Selasa, 11 Juli 2017 | 15:08 WIB
PT Wicaksana Overseas Terakuisisi Investor Swiss
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - DKSH Holding AG akan segera mengambilalih PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO). DKSH merupakan sebuah perusahaan asal Switzerland.

Manuver tersebut melalui mekanisme Berdasarkan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA). KSH melalui entitasnya DKSH Holding AG akan membeli 761.370.587 lembar saham dalam WICO. Sementara itu, perjanjian CSPA ini efektif mulai tanggal 10 Juli 2017.

"Para pihak sedang memenuhi syarat-syarat pendahuluan dalam CSPA sebelum dapat melanjuti ke dalam tahap penyelesaian (closing)," seperti mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/7/2017).

Apabila proses ini rampung, pihak WICO bersama dengan DKSH akan mengembangkan keberadaannya di negara yang paling banyak penduduknya di Asia Tenggara.

Komposisi kepemilikan saham WICO saat ini dipegang oleh Djajadi Djaja sebanyak 991.100.572 lembar saham atau 78.10% dari modal ditempatkan dan PT Wira Saksama memegang 120.415.680 lembar saham atau 9.49%, selebihnya dimiliki masyarakat.

DKSH Holding AG merupakan perusahaan berbadan hukum asal Switzerland yang memiliki kegiatan di bidang perdagangan dan pendistribusian barang.

Kegiatan bisnis utama WICO bergerak di bidang perdagangan besar dengan jenis produk, antara lain: makanan, minuman, susu bubuk, mie instan, perawatan diri, kosmetik, obat-obatan, perawatan rumah tangga, minyak goreng dan lain-lainnya.

Para pemegang saham WICO antara lain Assetia Capital Management Ltd. (78,10%) dan PT Wira Saksama (9,49%).

Saham WICO hari ini dibuka di Rp382 per saham. Sejak Juli 2016, harga saham WICO tiarap di Rp51 per saham. Harga sahamnya mulai naik pada akhir Januari 2017 ke Rp98 per saham. Pada akhir April 2017, harga saham WICO sudah di atas Rp150 per saham. Harga tertinggi berada di Rp510 per saham pada penutupan 22 Mei 2017. [hid]

Komentar

 
x