Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 06:51 WIB

BTN Palembang Realisasikan KPR 3.500 Unit

Oleh : - | Jumat, 7 Juli 2017 | 16:43 WIB
BTN Palembang Realisasikan KPR 3.500 Unit
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Palembang - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Cabang Palembang telah merealisasikan Kredit Kepemilikan Rumah sebanyak 3.500 unit pada semester I/2017.

Kepala BTN Cabang Palembang, Adrian Syahbandi di Palembang, Jumat (7/7/2017), mengatakan pencapaian ini cukup menggembirakan di tengah menurunnya daya beli masyarakat dalam dua tahun terakhir yang dipengaruhi dampak krisis ekonomi global.

"Targetkan hingga akhir tahun 7.000 unit tapi pertengahan tahun sudah tercapai 3.500 unit. Meski ini sesuai harapan tapi tetap saja cukup mengejutkan, apalagi pada satu bulan terakhir kami bisa merealisasikan 1.000 unit," kata Adrian.

Menurutnya, hal ini dipengaruhi adanya pencairan dana Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 dari PNS. BTN yang sejak dua tahun terakhir aktif membidik nasabah dari kalangan karyawan berpenghasilan tetap tentunya tidak menyia-yiakan momen ini.

Bagi nasabah yang merupakan pasangan bekerja formal tentunya akan mendapatkan pemasukan cukup lumayan saat Lebaran lalu.

Apalagi, terdaftar faktor pendorong yakni karena rumah yang akan dimiliki ini merupakan rumah subsidi pemerintah, bunga rendah dengan masa pengembalian 15-20 tahun.

"Setidaknya mereka (karyawan, red) bisa ada uang untuk uang muka," kata dia.

Selain di Kota Palembang, tren serupa juga melanda kabupaten di Sumsel seperti Ogan Ilir, Banyuasin, dan Lubuklinggau.

Kepala OJK Regional VII Sumatera Bagian Selatan Panca Hadi Suryatno mengatakan keaktifan perbankan dalam merealisasikan kredit tetap harus mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Hal ini penting demi terjaganya likuiditas perbankan mengingat apabila banyak terjadi kredit macet maka akan menaikkan rasio Non Performing Loan. Namun dengan pilihan BTN membidik nasabah dari kalangan PNS/TNI/Polri maka setidaknya telah menekan resiko.

"Pada Februari lalu NPL perbankan di Sumsel sempat menyentuh 3,57 persen (batas ambang 5,0 persen). Tapi kini sudah membaik," kata Panca.

Berdasarkan data OJK Region 7 Sumbagsel diketahui hingga Mei 2017, kredit perumahan yang dikucurkan perbankan di Sumsel mencapai Rp6,97 triliun atau naik 9,68 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. [tar]

 
x