Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 07:26 WIB

IFC Guyur Pinjaman US$100 Juta ke BTPN

Oleh : - | Jumat, 23 Juni 2017 | 14:59 WIB
IFC Guyur Pinjaman US$100 Juta ke BTPN
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - International Finance Corporation (IFC) menyediakan dana pinjaman senilai 100 juta dolar AS kepada PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) agar dapat meningkatkan kredit bagi pengusaha kecil, menengah, dan perempuan, serta masyarakat kurang mampu.

Country Manager untuk IFC Indonesia dan Malaysia Azam Khan dalam pernyataan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Jumat mengatakan kerja sama antara IFC dan BTPN, yang terjalin sejak 2009 itu, diharapkan memperluas akses keuangan di Indonesia.

Saat ini, hanya 39 persen dari orang dewasa Indonesia yang memiliki akses keuangan.

"BTPN adalah mitra strategis kami untuk mengurangi kesenjangan akses keuangan yang dihadapi para pengusaha kecil, pengusaha perempuan, UKM dan masyarakat kurang mampu di Indonesia," katanya.

Menurut Azam, akses keuangan yang lebih luas terhadap pelayanan perbankan, diharapkan dapat mengurangi kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan yang lebih luas di masyarakat.

Ia menuturkan, pendanaan mikro merupakan hal penting dalam upaya memerangi kemiskinan.

Akses kepada berbagai jasa pendanaan mikro seperti tabungan, pinjaman dan pemindahan uang memberikan kesempatan bagi keluarga miskin untuk berinvestasi ke dalam badan usaha dan menyediakan nutrisi yang lebih baik, memperbaiki kondisi kehidupan, dan kesehatan serta pendidikan bagi anak-anak mereka.

"IFC memberikan masukan dan investasi kepada sektor pendanaan mikro dengan memfokuskan diri kepada institusi-institusi pendanaan mikro yang kuat yang dapat berkembang dan memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi," katanya.

Direktur BTPN Arief Harris Tandjung mengatakan pihaknya sudah mengembangkan kemitraan yang sangat kuat dan strategis dengan IFC dalam kurun waktyu hampir delapan tahun, dan ia percaya bahwa hal tersebut telah mendukung BTPN secara signifikan dalam mencapai visinya untuk menjadi bank komunitas prasejahtera produktif di Indonesia.

"Bersama, kami dapat menyediakan akses keuangan yang lebih terjangkau untuk orang Indonesia, dan juga memperluas kegiatan yang dapat memberikan fasilitas lebih baik bagi pelanggan, serta memberikan keuntungan lebih bagi nasabah. Hal ini konsisten dengan visi kami untuk memberikan perubahan dalam kehidupan jutaan orang," ujar Arief.

Pembiayaan tersebut disebut akan membantu BTPN meningkatkan kualitas produk dan layanan perbankan serta memperluas akses keuangan bagi segmen masyarakat kurang mampu di Indonesia, termasuk di dalamnya pengusaha UMKM dan pengusaha perempuan.

Tidak hanya itu, lanjut Arief, pembiayaan tersebut juga bertujuan meningkatkan kapasitas dan membuka wacana mereka melalui pelatihan, serta memberi kesempatan pada mereka untuk memperluas jaringan. Dengan demikian BTPN akan mampu mempertahankan nasabahnya. [tar]

Komentar

 
x