Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 13 Desember 2017 | 15:57 WIB
Hightlight News

IHSG Berpotensi Hadapi Aksi Jual

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 19 Juni 2017 | 05:55 WIB

Saham Energi Bangkit

IHSG Berpotensi Hadapi Aksi Jual
(Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - IHSG masih akan cenderung melemah, karena investor yang hendak menarik dana sebelum libur akan melanjutkan penjualan portfolionya.

Praktisi pasar modal, Stefanus Mulyadi Handoko menjelaskan IHSG diperkirakan akan bergerak di support 5695 dan resisten di 5765 pada besok senin. Namun sebelum libur, IHSG bisa saja mengalami rebound dengan volume yang tipis.

"Tetap disarankan untuk safe trading mengingat masih minimnya sentimen jelang libur panjang. Selalu kontrol risiko terutama apabila kondisi market global menjadi tidak kondusif dan muncul ketidakpastian pada pasar," katanya Minggu (18/6/2017).

Bagi investor, jika terjadi koreksi bisa dimanfaatkan untuk akumulasi, mengingat kondisi perekonomian dalam negeri yang masih cukup bagus dan stabil. Jika terjadi koreksi sehat, lakukan buy on weakness secara bertahap pada saham-saham yang masih berkinerja bagus dan memiliki prospek kinerja cemerlang ke depan.

Sebenarnya pasar saham Indonesia masih cukup menarik bagi investor, karena fundamental Indonesia dinilai masih cukup baik. Pekan lalu, neraca perdagangan bulan Mei 2017 masih mencatatkan surplus sebesar US$464 juta.

Sementara BI mempertahankan suku bunga acuannya, di tengah kenaikan suku bunga The Fed. Hal ini menunjukan bahwa ekonomi Indonesia dinilai masih cukup stabil. Di samping itu, pemerintah juga kembali menerbitkan paket kebijakan ekonomi jilid XV, yang diharapkan dapat memperbaiki ekonomi Indonesia ke depan.

Untuk pekan ini tidak ada data ekonomi penting yang ditunggu oleh pelaku pasar dari dalam negeri. Sementara dari luar, beberapa agenda dan data ekonomi penting yang diperkirakan akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar.

Hari Senin 19 Juni 2017, Rilis data neraca perdagangan Jepang. Hari Selasa 20 Juni 2017, Pernyataan Ketua BOE Carney, Rilis laporan neraca perdagangan AS. Hari Rabu 21 Juni 2017, Pertemuan kebijakan moneter BOJ, Rilis data penjualan perumahan dan persediaan minyak AS.

Hari Kamis 22 Juni 2017, Rilis indeks kepercayaan konsumen zona eropa, Rilis data klaim pengangguran AS. Hari Jum’at 23 Juni 2017, Rilis data manufaktur zona eropa, Rilis penjualan rumah baru AS.

Libur lebaran tahun ini akan dimulai dari hari jum’at 23 Juni hingga 2 Juli 2017. IHSG akan kembali buka pada hari senin tanggal 3 Juli 2017.

Jadi investor yang hendak menarik dana sebelum libur panjang, harus melakukan penjualan terkahir hari senin besok tanggal 19 Juni 2017. Karena penjualan hari Senin, maka dana akan diterima T+3 pada hari Kamis 22 Juli 2017 sebelum libur.

IHSG diperkirakan masih akan kembali berkonsolidasi jelang libur panjang. Biasanya volume transaksi akan drop dan cenderung sepi. Secara teknikal, kondisi pasar masih sama dengan pekan lalu. IHSG terlihat masih bergerak naik didalam uptrend channel jangka menengahnya.

Namun untuk jangka pendek, IHSG terlihat masih berkonsolidasi dengan bergerak sideways, terjebak di area 5.577-5.874. Indikator teknikal Stochastic bergerak naik, sedangkan MACD masih cenderung bergerak sideways. Dari kondisi teknikal ini, mengindikasikan bahwa IHSG masih dalam fase konsolidasi dalam jangka pendek.









 

1 2

0 Komentar

Kirim Komentar


Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x