Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 21:33 WIB

Tegakkan Aturan, OJK Cabut Izin Kapital Sekuritas

Oleh : - | Sabtu, 17 Juni 2017 | 02:39 WIB
Tegakkan Aturan, OJK Cabut Izin Kapital Sekuritas
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha sebagai Perantara Pedagang Efek dan Penjamin Emisi Efek dari PT Inti Kapital Sekuritas, sebelumnya bernama PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas.

Keputusan ini diambil OJK lantaran Kapital Sekuritas banyak melanggar aturan sektor pasar modal. Sanksi administratif juga diberikan kepada Direksi dan Komisaris PT Inti Kapital Sekuritas d.h. PT AAA Sekuritas yang terbukti melakukan pelanggaran pada kasus "Repurchase Agreement" (Repo) obligasi dengan PT Bank Antar Daerah (Anda) dan Bank Maluku.

Dalam rilis resmi OJK di Jakarta, Jumat (16/6/2017), Direktur Penetapan Sanksi dan Keberatan Pasar Modal, Novira Indria Ningrum mengatakan, PT IKS d.h. PT AAA Sekuritas terbukti melakukan pelanggaran ketentuan angka 9 huruf a Peraturan Nomor V.D.3 jo. angka 1 dan 2 Peraturan Nomor VIII.G.17. Lantaran tidak mencatatkan transaksi Repo Obligasi dengan Bank Anda dalam mata uang dolar AS baik dalam Laporan Keuangan Tahunan maupun Laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) setidak-tidaknya untuk periode 7 Agustus 2014 sampai 26 November 2014.

Serta mencatat transaksi Repo obligasi (dalam mata uang Rupiah) dengan Bank Anda dan Bank Maluku dalam Laporan Keuangan Tahunan 2010-2013 dan Laporan MKBD PT IKS d.h. PT AAA Sekuritas dari tanggal 1 September 2014 hingga 2 Desember 2014, bukan sebagai utang repo.

Ia memaparkan, PT IKS d.h. PT AAA Sekuritas terbukti melakukan pelanggaran karena tidak memenuhi persyaratan nilai minimum MKBD yang disebabkan tidak mencatatkan transaksi Repo Obligasi berdenominasi dolar AS dan rupiah dengan Bank Anda dan Bank Maluku bukan sebagai Utang Repo.

Ia menambahkan bahwa PT IKS d.h. PT AAA Sekuritas juga terbukti melakukan pelanggaran tidak memberikan akses kepada Bank Maluku dan Bank Anda untuk memonitor mutasi dan/atau saldo Efek dan/atau dana yang disimpan pada Sub Rekening Efek atas nama Bank Maluku dan Bank Anda yang tercatat di KSEI.

Sesuai dengan ketentuan peraturan pasar modal, lanjut dia, angka 8 Peraturan Nomor V.D.1 sebagaimana telah dicabut, dinyatakan tidak berlaku, dan diganti dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.04/2016 tentang Pengawasan Terhadap Wakil dan Pegawai Perusahaan Efek bertanggung jawab atas perilaku Wakil Perusahaan Efek dan pegawai Perusahaan Efek karena PT IKS d.h. PT AAA Sekuritas bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan oleh Theodorus Andri Rukminto selaku Direktur Utama yang melakukan transaksi Repo yang merugikan Bank Maluku dan Bank Anda, serta melakukan transaksi tanpa perintah Bank Anda. [tar]

 
x