Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Agustus 2017 | 16:49 WIB

BTN Terbitklan Obligasi Berkelanjutan Rp10 T

Oleh : Monica Wareza | Selasa, 13 Juni 2017 | 11:28 WIB
BTN Terbitklan Obligasi Berkelanjutan Rp10 T
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) bakal menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I senilai Rp5 triliun merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN senilai Rp10 triliun.

Direktur BBTN, Adi Setianto mengatakan bahwa industri perbankan dan bisnis properti di Indonesia masih menjadi sektor dengan potensi pertumhuhan prospektif. Ditambah lagi dengan perseroan yang tengah mengemban tugas sebagai integrator Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden. Untuk itu perseroan terus berupaya menghimpun pendanaannya.

"Nantinya seluruh dana yang diperoleh dari hasil emisi obligasi ini akan digunakan untuk mendanai ekspansi kredit Bank BTN yang masih prospektif sekaligus dalam rangka mendukung Prgram Sejuta Rumah," kata Adi di Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Obligasi ini akan diterbitkan dalam empat seri, yakni Seri A bertenor 3 tahun dengan kisaran kupon 7,65%-8,3% dan Seri B bertenor 5 tahun dengan kisaran kupon 7,95%-8,5%. Kemudian, Seri C dengan tenor 7 tahun dengan kisaran kupon 8,2%-8,7% dan Seri D bertenor 10 tahun dengan kisaran kupon sebesar 8,3%-8,9%.

Disamping itu, obligasi ini juga telah mendapatkan rating idAA++ dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Masa penawaran awal dijadwalkan pada 13-19 Juni 2017. Lalu masa penawaran umum pada 3-7 Juli 2017 dan direncanakan untuk pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 Juli 2017.

Untuk aksi korporasinya ini perseroan menggandeng BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, CIMB Sekuritas Indonesia, Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas Indonesia, Indo Premier Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan Trimegah Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek. Perseroan juga menunjuk Bank Mandiri (BMRI) selaku wali amanat.

Secara total, BBTN telah menerbitkan obligasi sebanyak 21 kali dan satu kali obligasi subordinasi. Secara keseluruhan hingga kini obligasi yang telah lunas dan jatuh tempo adalah sebesar Rp6,1 triliun sedangkan total outstanding yang belum dilunasi adalah senilai Rp12,95 triliun. [hid]

 
x