Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Juni 2017 | 00:10 WIB

Tunas Baru Lampung Bagi Dividen Tunai Rp266,65 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 8 Juni 2017 | 10:33 WIB
Tunas Baru Lampung Bagi Dividen Tunai Rp266,65 M
PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) akan membagikan dividen tunai dari laba bersih 2016 sebesar Rp266,65 miliar.

Rencana tersebut setelah para pemegang saham menetapkan penggunaan laba bersih 2016 dalam RUPST perseroan, Selasa (6/6/2017). Pembagian dividen tersebut terdiri dari dividen interim sebesar Rp106,38 miliar yang telah dibayarkan pada 31 Agustus 2016.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Kamis (8/6/2017). Sedangkan sisanya, dividen tunai yang masih harus dibayarkan sebesar Rp160,26 miliar. Penggunaan lain dari laba bersih adalah untuk dana cadangan sebesar Rp500 juta.

Untuk sisa laba yang belum digunakan perseroan akan dimanfaatkan untuk kegiatan operasional perseroan dan dimasukkan dalam pos saldo laba.

Perseroan pada tahun buku 2016 mencatat laba bersih naik 200% menjadi Rp621,01 miliar. Laba tersebut seiring dengan kenaikan pendapatan menjadi Rp6,51 triliun atau naik 22,18% dibandingkan pada 2015 yang sebesar Rp5,33 triliun.

Bisnis TBLA terutama meliputi bidang pertanian, industri, perdagangan, pembangunan, jasa dan pengangkutan. Kegiatan usaha utama TBLA, antara lain bergerak dalam bidang produksi meliputi: minyak goreng sawit, minyak goreng kelapa, minyak kelapa, minyak sawit (Crude Palm Oil atau CPO), margarin, mentega, gula dan lemak yang dapat dimakan, sabun, bahan pembersih dan komestika; dan bidang perkebunan antara lain: kelapa sawit, nanas, jeruk, kelapa hibrida dan tebu).

Pada pemegang saham TBLA antara lain PT Budi Delta Swakarya (27,80%) dan PT Sungai Budi (26,49%). TBLA tergabung dalam kelompok usaha PT Sungai Budi.

Saham TBLA hari ini dibuka di harga Rp1.515 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham TBLA di Rp1.585 per saham pada penutupan 31 Mei 2017. Sedangkan harga terendah Rp565 per saham pada penutupan 26 Juni 2016.

 
x