Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Agustus 2017 | 17:01 WIB

Genjot Pertumbuhan KPR

BSM Gandeng Developer PT Jaya Real Property

Oleh : - | Jumat, 26 Mei 2017 | 14:50 WIB
BSM Gandeng Developer PT Jaya Real Property
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta-Bank Syariah Mandiri (BSM)kembali menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Jaya Real Property Tbk (JRPT).

Penandatangan kerjasama yang dilaksanakan pada 26 Mei 2017 di Jakarta ini dilakukan olehSenior Executive Vice President BSM, Niken Andonowarihdan DirekturPT Jaya Real Property, Swandayani.

Isi perjanjian mencakup pemasaran serta fasilitas pembiayaan BSM Griya untuk konsumen perorangan yang akan membeli rumah di proyek perumahan Bintaro Jaya dan Graha Raya.

Senior Executive Vice President BSM, Niken Andonowarih mengatakan sejalan dengan fokus BSM pada segmen ritel, BSM Griya merupakan produk pembiayaan yang menjadi salah satu produk unggulan BSM. "Pembiayaan nasabah untuk kepemilikan kebutuhan rumah (landed house) masih menjadi prioritas bagi BSM," ujar Niken.

Untuk itu, tahun ini BSM agresif melakukan kerjasama dengan developer untuk menggenjot pertumbuhan bisnis di pasar kredit pemilikan rumah (KPR). Kami membidik pertumbuhan 13% karena potensi pembiayaan rumah cukup besar mengingat masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah. Salah satu strategi untuk meningkatkan portofolionya adalah bekerjasama dengan developer atau pengembang perumahan skala besar termasuk PT Jaya Real Property," tambah Niken.

Sementara itu Direktur PT Jaya Real Property, Swandayani menyampaikan, kerjasama ini dapat mendorong penjualan. "Sebab, sekarang kami dapat menawarkan alternatif proses kepemilikan rumah dengancara syariah sekaligus diversifikasi produk," katanya.

Terlebih lagi sasaran untuk project ini adalah masyarakat yang ingin tinggal di smart eco town yaitu mereka yang masuk dalam pasar kelas menengah Muslim.

Niken menambahkan, kelebihan bank syariah adalah angsuran tetap sesuai perikatan murabahah. "Tidak akan ada gejolak angsuran. Sesuai ketentuan syariah, bank tidak boleh mengubah yang sudah diperjanjikan di awal. Insya Allah ini lebih aman dan nyaman untuk nasabah," ujarnya. "Tentu saja semua harus diiringi dengan kecepatan proses yang dapat memuaskan konsumen,"kata Niken.

Per Maret 2017, BSM telah menyalurkan pembiayaan sebesarRp50,78 triliunatautumbuh sebesar 9,14% (yoy) dari Rp55,42 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 12,47% (yoy) dari Rp63,16 triliun menjadi Rp71,04 triliun dengan dana murah sebesar Rp35,43 triliun atau 49,88% dari total DPK.

Adapun outstanding pembiayaan Griya per Maret 2017 Rp9,27 triliun dengan jumlah nasabah mencapai 44 ribu. "Kami berharap kerjasama akan berlanjut untuk proyek PT Jaya yang lainnya sehingga menjadi pilihan dan memudahkan konsumen untuk memiliki rumah berdasarkan prinsip syariah," tutup Niken. [jin]

 
x