Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 27 Mei 2017 | 07:42 WIB

Bursa Saham Sydney Dibuka Melandai

Oleh : - | Jumat, 19 Mei 2017 | 10:15 WIB
Bursa Saham Sydney Dibuka Melandai
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Sydney - Pasar saham Australia dibuka sedikit lebih rendah pada Jumat (19/5/2017), dengan sektor perbankan dan saham-saham utama lainnya turun pada awal perdagangan yang lamban.

Pada pukul 10.25 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 12,50 poin atau 0,22 persen menjadi di 5.725,80 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 12,10 poin atau 0,21 persen menjadi 5.763,40 poin.

Chris Weston, kepala strategi pasar di IG mengatakan bahwa sektor perbankan terus menjadi kekhawatiran di pasar Australia.

"Kini semua mata pada bank lagi dan setelah kemunduran delapan persen di sektor keuangan dan satu pertanyaan jikalau kita akan mulai melihat beberapa jiwa pemberani mulai menyebrang masuk pasar," kata Weston.

"Dalam jangka pendek tentu akan mengawasi aksi harga dan tanda-tanda pembelian kemungkinan akan menyebabkan beberapa pemulihan."

Weston mengatakan bahwa ada kemungkinan pasar Australia akan melihat kerugian pertama di pasar ekuitas sejak Januari tahun ini.

Bank-bank turun pada awal perdagangan, dengan Commonwealth Bank of Australia turun 0,27 persen, Westpac kehilangan 0,47 persen, ANZ turun 1,17 persen, sementara National Australia Bank turun 0,10 persen.

Di sektor pertambangan, BHP menguat 0,63 persen, Rio Tinto didukung oleh kenaikan harga besi, terangkat 1,17 persen, Fortescue melonjak 1,82 persen, sementara Newcrest melawan tren tersebut, turun 2,28 persen.

Di sektor minyak dan gas, Woodside Petroleum kehilangan 0,12 persen, Oil Search turun 1,51 persen menjelang rapat umum tahunan mereka hari ini, sementara Santos turun 0,29 persen.

Perusahaan makanan pokok Woolworths kehilangan 0,38 persen, sementara saingannya Wesfarmers merosot 0,51 persen.

Maskapai Aussie Qantas menguat 1,25 persen, sementara raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,11 persen pada awal perdagangan Jumat. [tar]

 
x