Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 13:20 WIB

Pasar Saham Australia Dibuka Melandai

Oleh : - | Rabu, 17 Mei 2017 | 09:53 WIB
Pasar Saham Australia Dibuka Melandai
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Sydney - Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada Rabu (17/5/2017), dengan banyak saham-saham berkapitalisasi besar menukik dalam perdagangan awal.

Pada pukul 10.36 waktu setempat, indeks S&P/ASX 200 turun 47,10 poin atau 0,81 persen menjadi 5.803,40 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas juga merosot 43,20 poin atau 0,73 persen menjadi 5.839,00 poin.

Chris Weston, kepala strategi pasar di IG, mengatakan bahwa pajak bank yang akan diberlakukan pada empat bank besar telah menjadi bagian dari alasan mengapa pasar mengalami penurunan pagi ini.

"Ketika pemerintah mengambil alih bank, mereka memiliki oligopoli, mereka memiliki kekuatan harga, salah satu kekhawatiran ketika investor memegang saham perbankan adalah pada tahap tertentu mungkin peraturan pemerintah dijalankan," kata Weston.

"Itu adalah risiko besar yang dimiliki orang saat memegang investasi ini, dan risiko itu sedang direalisasikan saat ini, bahwa bank-bank menghadapi 'headwinds' yang semakin tinggi."

Weston juga mengatakan bahwa keadaan yang sedang berlangsung seputar tuduhan eksplosif pada Presiden AS Donald Trump telah memainkan peran dalam penurunan pasar pagi ini, karena investor terlibat taktik penghindaran risiko, dengan sedikit catatan ringan adalah kenaikan harga bijih besi.

Di sektor perbankan, Commonwealth Bank of Australia turun 1,57 persen, Westpac juga turun 1,52 persen, ANZ turun 1,25 persen, sementara National Australia Bank turun 1,68 persen.

Penambang berkinerja baik, dengan BHP naik 0,62 persen, Rio Tinto naik 1,96 persen, Fortescue melonjak 3,11 persen, sementara Newcrest juga bertambah 2,82 persen.

Di sektor minyak dan gas, Woodside Petroleum turun 0,09 persen, Santos juga turun 2,22 persen, sementara Oil Search bertahan tanpa keuntungan.

Woolworths turun 0,82 persen, sementara saingannya Wesfarmers juga menurun 1,21 persen.

Qantas tidak dapat melanjutkan tren kenaikannya, turun 0,20 persen, sementara raksasa telekomunikasi Telstra juga turun 0,57 persen. [tar]

 
x