Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 18:54 WIB

Laba Tempo Scan Pacific Naik Tipis Jadi Rp211,7 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 2 Mei 2017 | 10:05 WIB
Laba Tempo Scan Pacific Naik Tipis Jadi Rp211,7 M
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) mencatat kenaikan tipis laba bersih per 31 Maret 2017 menjadi Rp211,7 miliar dari Rp209,5 miliar pada periode yang sama tahun 2016.

Perusahaan farmasi ini meraih penjualan neto menjadi Rp2,3 triliun dari Rp2,1 triiun. Beban pokok penjualan menjadi Rp1,4 triliun dari Rp1,3 triliun. Jadi laba bruto menjadi Rp908,5 miliar dari Rp839,9 miliar.

Untuk beban penjualan menjadi Rp554,3 miliar dari Rp491,2 miliar. Beban administrasi menjadi Rp110,7 miliar dari Rp105,04 miliar. Penghasilan menjadi Rp1,3 miliar dari Rp11,9 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (2/5/2017).

Sementara laba usaha menjadi Rp244,8 miliar dari Rp231,7 miliar. Penghasilan keuangan turun menjadi Rp19,2 miliar dari Rp20 miliar. Beban keuangan menjadi Rp3,6 miliar dari Rp1,5 miliar. Rugi kurs menjadi Rp836,3 juta dari Rp1,4 miliar. Untuk beban restrukturisasi menjadi Rp1,3 miliar dari Rp2,2 miliar.

Laba sebelum pajak menjadi Rp258,1 miliar dari Rp246,4 miliar. Untuk beban pajak menjadi Rp46,4 miliar dari Rp36,9 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp211,7 miliar dari Rp209,5 miliar.

Pada periode ini total aset perseroan menjadi Rp7,09 triliun atau naik dari Rp6,5 triliun. Sementara total liabilitas perseroan menjadi Rp2,1 triliun dari Rp1,9 triliun.

SPC bergerak di bidang usaha farmasi. Saat ini, kegiatan usaha TSPC adalah farmasi (obat-obatan), produk konsumen dan komestika dan distribusi.

Produk-produk Tempo Scan yang telah dikenal masyarakat, diantaranya produk kesehatan (Bodrex, Hemaviton, NEO rheumacyl, Oskadon, Ipi Vitamin, Brodexin, Contrex, Contrexyn, Vidoran, Zevit dan Neo Hormoviton), obat resep dan rumah sakit (Hospira, SciClone, Alif, Ericaf, Timoc, Triptagic dan Trozyn) serta produk konsumen dan komestika (Marina, My Baby, Total Care, S.O.S antibakterial, Claudia, Dione Kids, Tamara, Natural Honey dan Revlon).

PT Bogamulia Nagadi (induk usaha) (78,15%).

Komentar

 
x