Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 25 Mei 2017 | 23:06 WIB

PT Intraco Penta Akuisisi 30% Saham Pembangkit

Oleh : Monica Wareza | Jumat, 21 April 2017 | 11:04 WIB
PT Intraco Penta Akuisisi 30% Saham Pembangkit
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Intraco Penta Tbk (INTA) berencana untuk mengakuisisi saham TJK Power, perusahaan penyedia listrik swasta di Batam senilai 30% senilai Rp337,5 miliar.

Proses akuisisi ini nantinya akan dibiayai menggunakan dana hasil right issue. "Akuisisi TJK Power ini akan meningkatkan pendapatan perseroan tahun ini," kata Fred L. Manibog, Direktur Keeuangan INTA di Jakarta, Kamis (20/4/2017).

TJK Power merupakan peruhaaan pembangkit lustrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batubara yang memiliki kapasitas 2x65 MW yang berlokasi di Batam, Kepulauan Riau.

INTA juga telah membangun PLTU di Bengkulu dengan kapasitas 2x100 MW pada Oktober 2016. Proyek ini mendapatkan pendanaan dari perbankan asing yakni China senilai US$270 juta. Pereroan berharap PLTU ini akan rampung dan beroperasi pada tahun 2020 nanti.

Tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan sebear 20% menjadi Rp1,8 triliun. Sementara itu, kontribusi terbesar dari pendapatan perseroan diperkirakan masih akan disumbangkan oleh bisnis penjualan alat berat dan konstruksi.

Sedangkan, dengan adanya lini bisnis baru ini perseroan mengaharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih dalam beberapa tahun ke depan.

INTA merupakan emiten bidang perdagangan dan penyewaan alat-alat berat dan suku cadang, serta memberikan jasa pelayanan yang berkenaan dengan perakitan dan perbengkelan. Saat ini, Intraco dan anak usahanya menjalankan usaha distribusi alat berat baik yang baru maupun yang bekas, pembiayaan, penyewaan ala berat, manufaktur, engineering hingga kontraktor tambang.

Para pemegang saham perseroan antara lain PT Spallindo Adilong (pengendali) (16,42%), PT Shalumindo Investama (pengendali) (15,06%), Petrus Halim (12,18%), Jimmy Halim (11,84%) dan HPAM Ultima Ekuitas 1 (9,10%).

Hari ini saham INTA dibuka di Rp454 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham INTA di Rp470 per saham pada penutupan 11 April 2017. Untuk harga terendah di Rp214 per saham pada penutupan 9 September 2016. [hid]

 
x