Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 17:38 WIB

Pergeseran Aset Save Heaven

Pesona Emas Tergantikan Treasury AS?

Oleh : Monica Wareza | Rabu, 19 April 2017 | 15:04 WIB
Pesona Emas Tergantikan Treasury AS?
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, New York - Ternyata, bertaruh untuk tetap menjadikan emas sebagai invetasi di tengah kekhawatiran geopolitik Suriah dan Korea Utara tidak sepenuhnya menjadi pilihan tepat.

Dilansir dari marketwatch.com, ternyata pilihan konvensional untuk menjadikan emas sebagai lindung nilai dari eskalasi ketegangan geopolitik bisa digantikan dengan berinvestasi di Treasury AS. Instrumen ini selalu mengalami reli saat terjadi masalah di dunia. Karena sejarah tidak mendukung pilihan konvensional tentang emas.

Terbukti dengan bagaimana emas diperlakukan saat terjadi peristiwa geopolitik paling penting antara tahun 1980 hingga 1990. Ada dua peristiwa yang terjadi kala itu. Pertama adalah studi yang muncul dalam Journal of Portfolio of Management pada tahun 1989 yang ditulis oleh profesor ekonomi David Cutker, Lawrence Summer dan James Poterba (Poterba berasal dari Massachusetts Institute of Technology, Cutler dan Summer dari Harvard Univerity).

Studi ini berfoku pada peristiwa non ekonomi yang paling penting sepanjang sejarah Amerika. Kedua, daftar peristiwa krisis yang disusun oleh Ned Davis Reearch.

Selama krisis yang terjadi dalam dua dekade tersebut, harga emas batangan jatuh sebanyak 11 poin atau 61%. Rata-rata kerugian selama peristiwa itu adalah 1,8%. Satu-satunya yang menjadi penghibur para investor saat itu adalah performa emas yang tidak seburuk Dow Jones Industrial Average yang jatuh sebanyak 4,9% pada waktu yang sama.

Hasil ini konsisten terhadap hasil penelitian lainnya dalam NAtional Bureau of Economic Research beberapa tahun yang lalu oleh profesor dari Duke Univerity, Cambell Harvey dan Claude Erb, mantan manajer komoditas dan pendapatan tetap di TCW Group. Bukan menggunakan situasi geopolitik, mereka menggunakan S&P 500 sebagai tolak ukur. Hasilnya menemukan bahwa jika indeks S&P 500 terjun bebas, maka ada indikasi masalah yang terjadi.

Para peneliti menemukan bahwa harga emas turun bersamaan dengan kerugian S&P 500. Secara khusus, mereka menemukan bahwa emas turun sebanyak 47% bersamaan dengan penurunan S&P, dan naik 53% setelahnya.

Intinya, jika ingin memiliki aset yang aman dan dapat diandalkan pilihan terbaiknya adalah Treasury AS. Jika terus bertahan pada emas, carilah alasan lain ketimbang hanya untuk menjadi simpanan yang aman. [hid]

 
x