Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 Februari 2017 | 02:00 WIB
Hide Ads

2017, BEI Targetkan 250 Ribu Investor Baru

Oleh : Monica Wareza | Jumat, 17 Februari 2017 | 14:35 WIB
2017, BEI Targetkan 250 Ribu Investor Baru
Bursa Efek Indonesia - (Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia catatkan jumlah investor aktifnya per Desember 2016 sebanyak 187.268 SID atau peningkatan sebanyak 32,2% dibandingkan tahun 2015 sebanyak 154.318 SID.

Sampai saat ini BEI masih terus mengupayakan penambahan investor tiap tahunnya. Untuk tahun 2017 ini jumlah investor yang ditargetkan adalah sebanyak 250 ribu.

"Tahun ini ditargetkan peningkatan investor aktif sebanyak 250 ribu, dan jumlah SID naik 20 persen," kata Nicky Hogan, Direktur Pengembangan BEI di BEI Main Hall pada Jumat (17/2/2017).

Sepanjang 2016, jumlah investor domestik masih merajai total transaksi sebesar Rp2.328 triliun atau sebesar 63,11% dari total transaksi. Sedangkan sisanya merupakan investor asing dengan total transaksi hanya sebanyak Rp1,360 triliun atau 36,89%.

Sampai saat ini DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan total investor terbanyak. Namun, di tahun 2016 lalu terjadi peningkatan yang signifikan investor di Jawa Barat, di tahun 2015 hanya sebesar 8,623 SID naik sebesar 102.43% menjadi 17,456 SID di 2016.

Penyebaran investor di wilayah selain Pulau Jawa juga semakin meningkat. Sumatera meningkat sebanyak 12,1% dari sebelumnya 11,1%, Kalimantan 3,7% dengan sebelumnya hanya 3,3%, Sulawesi 2,9% dari 2,3%, serta wilayah Bali, Maluku dan Papua yang tergabung di Wilayah Indonesia Timur yang sebelumnya hanya 2,3% menjadi 2,9%.

Di tahun 2017 ini BEI akan terus gencar mengedukasi masyarakat untuk terbuka dan melek dengan investasi saham. Terutama pada investor pemula agar dapat mengambil keputusan investasi. [jin]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x