Find and Follow Us

Kamis, 25 April 2019 | 05:09 WIB

RUMOR: Saham BUMI Bakal Dikerek Naik ke Rp700

Oleh : Ahmad Munjin | Selasa, 14 Juni 2016 | 03:38 WIB
RUMOR: Saham BUMI Bakal Dikerek Naik ke Rp700
PT Bumi Resources (BUMI) - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta--Pihak manajemen PT Bumi Resources (BUMI) ditengarai berkepentingan untuk mengerek naik harga sahamnya ke Rp700 per lembar. Tujuannya, agar jumlah saham yang dikonversi ke utang tidak terlalu besar.

Saat harga saham BUMI bertenger di Rp50, konversi utang ke saham mencapai angka 72%. Konversi ini jelas bermakna utang yang dibayar dengan saham. "Agar saham yang dikonversi dengan utang tidak terlalu besar, perseroan berkepentingan untuk mendongkrak harga sahamnya," kata seorang sumber kepada INILAHCOM, di Jakarta, Senin (13/6/2016).

Tujuannya, lanjut sumber tersebut, agar saham yang dikonversi ke utang menjadi lebih kecil dari 72% sehingga grup Bakrie masih memilikinya di atas 28%. "Bagi grup Bakrie, memang tidak ada pilihan selain pailit atau konversi saham menjadi utang," tandas dia.

Untuk itu, rumor yang beredar di kalangan pelaku pasar, saham tambang batu bara dengan kualitas terbaik ini bakal dikerek naik hingga Rp700 per saham. Meski dikerek naik berkali lipat, harga ini sebenarnya masih jauh di bawah harga historisnya yang sempat bertenger di atas Rp8.500 per saham pada Juni 2009.

Asal tahu saja, masa perpanjangan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) PT Bumi Resources (BUMI) resmi diperpanjang 22 hari, setelah majelis hakim mengetuk palu, Kamis (9/6/2016). "Mengabulkan permohonan perpanjangan masa PKPU tetap PT Bumi Resource Tbk selama 22 hari," ucap Suko Triyono, ketua majelis hakim dalam amar putusannya.

Menurut Triyono, permohonan debitur sudah sesuai dengan Pasal 228 ayat 4 dan 229 ayat 1 Undang-undang No. 37/2004 tentang Kepailitan dan PKPU. Majelis hakim juga tidak menemui perselisihan maupun keberatan dari para pihak.

Seiring tersebarnya rumor tersebut, saham BUMI mengalami lonjakan harga dalam dua hari terakhir. Lihat saja, pada perdagangan Senin (13/6/2016), saham BUMI alami kenaikan hingga Rp15 dengan persentase yang fantastis 22,4% dengan kenaikan volume transaksi setelah saham ini alami tidur panjang di Rp50 per saham.

Jumlah lot yang diperdagangkan mencapai 34,3 miliar dengan nilai transaksi Rp258,2 miliar. Intraday tertinggi di Rp84 dan terendah di Rp63 dengan harga rata-rata sepanjang perdagangan di Rp75 per saham.

Namun demikian, rumor tetaplah rumor. Para pemodal saham tetap harus waspada. Sebab, aksi korporasi berupa konversi utang menjadi saham tersebut belum menjadi kenyataan. [jin]

Komentar

Embed Widget
x