Find and Follow Us

Minggu, 22 September 2019 | 21:55 WIB

Gunakan BBG, PGN Jamin Kapal Laut Hemat 40%

Oleh : Ranto Rajagukguk | Kamis, 3 September 2015 | 11:44 WIB
Gunakan BBG, PGN Jamin Kapal Laut Hemat 40%
Direktur Utama PGN Hendi Prio‎Santoso - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT PGN (Persero) Tbk menjamin adanya efisiensi yang bisa dioptimalkan oleh armada kapal laut PT Pelni (Persero), PT ASDP dan Ditjen Perhubungan Laut, Kemenhub dalam penggunaan gas sebagai bahan bakar.

Demikian penuturan Direktur Utama PGN Hendi PrioSantoso dalam penandatangan nota kesapahaman PGN, Pelni, dan ASDP dalam penggunaan BBG di armada kapal laut di Jakarta, Kamis (3/9/2015).

"Dengan adanya konversi BBM ke BBG ini, nantinya baik PELNI, ASDP maupun Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dapat menghemat pemakaian bahan bakar sebesar 40% dibanding bila menggunakan BBM," tutur dia.

Penggunaan gas bumi oleh PELNI, ASDP dan Ditjen Hubla ini kata Hendi menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat ketahanan energi Indonesia. "PGN sangat gembira bisa terus memperluas pemanfaatan gas bumi, sehingga kita dapat mengurangi ketergantungan impor BBM," tegas Hendi.

Untuk memudahkan pengisian bahan bakar gas bagi kapal-kapal laut, PGN akan membangun bunker-bunker yang lokasinya disesuaikan dengan trayek kapal-kapal PELNI, ASDP dan Ditjen Hubla.

"Penggunaan gas bumi oleh PELNI, ASDP dan Ditjen Hubla tentunya menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat ketahanan energi kita. Sebagai BUMN gas bumi, PGN sangat gembira bisa terus memperluas pemanfaatan gas bumi, sehingga kita dapat mengurangi impor BBM," kata Hendi.

Sementara itu, Direktur Utama Pelni Elfien Goentoro menjelaskan, kerja sama dengan PGN akan memungkinkan Pelni memiliki lebih banyak pilihan bagi bahan bakar kapal-kapal yang dioperasikan oleh perusahaan.

Sebagai BUMN, langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk ikut mewujudkan program konversi energi yang telah dicanangkan pemerintah.

"Pelni terus berusaha melakukan terobosan untuk meningkatkan daya saing dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Penggunaan gas bumi menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kinerja perusahaan, khususnya dalam aspek efisiensi bahan bakar," jelasnya.

Direktur Utama ASDP Danang S Baskoro menyatakan, ASDP sudah memiliki rencana untuk konversi BBM ke BBG bagi kapal-kapal yang dioperasikannya.

"Adanya kerjasama ini merupakan langkah awal untuk mewujudkannya. Sebagai BUMN kami selalu mendukung program pemerintah dalam konversi BBM ke BBG yang mana hal tersebut juga penting bagi kami sendiri dalam rangka meningkatkan aspek efisiensi dalam operasional kami," katanya.

Berdasarkan data, saat ini Pelni menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional kapal laut miliknya sekitar 33,4 juta liter per bulan. Adapun ASDP sebesar 3,5 juta liter perbulan dan kapal perintis milik Direktorat Jenderal Hubla sebesar 14,4 juta liter per bulan. [jin]

Komentar

x