Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 27 Juli 2016 | 18:34 WIB
Hide Ads

Menteri BUMN Akui Indosat Ubah Nama

Oleh : Rina Anggraeni | Senin, 8 September 2014 | 17:20 WIB
Menteri BUMN Akui Indosat Ubah Nama
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengakui soal perubahaan nama Indosat.

Namun, nama Indosat tidak akan dihilangkan hanya akan ditambahkan Ooredoo dibelakang nama Indosat. "Iya, sudah memberi tahu kita (perubahan nama). Tapi itu bukan urusan kita, itu urusan pemegang saham mayoritas. Namanya dipanjangin Indosat Ooredoo," ujar Dahlan di kantor Kemenko Jakarta, Senin (8/9/2014).

Pasalnya, salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Indosat dikabarkan akan berganti nama menjadi Ooredoo.

Dahlan menjelaskan, wacana buyback saham PT Indosat yang digulirkan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) adalah sebuah keputusan yang baik. Namun rencana tersebut tetap perlu mempertimbangkan kelayakan harganya.

"Buyback Indosat itu baik tergantung harganya berapa. Nah kalau harganya mahal sekali apa perlu buyback begitu," jelasnya.

Untuk Ooredoo merupakan merek dagang yang diperkenalkan oleh Qatar Telecom untuk menggantikan nama operasional sebelumnya, Qtel pada Februari 2013.

Pada 2002 saham mayoritas Indosat telah dibeli Qatar Telecom atas nama Ooredoo Asia Pte. Sehingga, kebijakan perusahaan kini berada di tangan investor utama. [hid]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x