Rabu, 1 Oktober 2014 | 23:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BEI: Hingga Kini, Dana Capex Sudah Terpakai 30%
Headline
(Foto : inilah.com/Wirasatria)
Oleh: Seno Tri Sulistiyono
pasarmodal - Rabu, 19 Juni 2013 | 17:46 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini menganggarkan belanja modal atau capex sebesar Rp60 miliar. Hingga kini, BEI sudah memakai 30% dari total dana keseluruhan.

"Jadi capex digunakan untuk pengembangan sistem perdagangan dan edukasi di pasar modal, internal dan eksternal. Kita sudah pakai 30% dari seluruhnya," kata Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI, Hamdi Hassyarbaini usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (19/6/2013).

Dana capex tahun ini, kata Hamdi, lebih banyak dialokasikan untuk pengembangan sistem perdagangan sebesar 50% dari keseluruhan capex dan sisanya untuk edukasi serta lainnya.

Menurut Hamdi, pengembangan sistem perdangan seperti pembangunan infrastruktur pusat penanggulangan bencana (Disaster Rocovery Center/DRC) dan mesin utama.

Lebih lanjut dia mengatakan, dana cepex seluruhnya bersumber dari kas internal dan akan terserap besar pada semester kedua tahun ini. "Nanti akan lebih banyak terserap di semester kedua, karena banyaknya pembiayaan untuk perbaikan dan pemeliharaan sistem," ujar Hamdi. [hid]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.