Kamis, 31 Juli 2014 | 18:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Harga IPO Baturaja Rp560/Saham, Apa Kata Analis?
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Seno Tri Sulistiyono
pasarmodal - Selasa, 11 Juni 2013 | 13:14 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Harga perdana saham PT Semen Baturaja (persero) akhirnya ditetapkan di level Rp560, di atas harga kisaran awal sebesar Rp500. Bagaimana pendapat analis?

"Harga ini masih di bawah rata-rata industri (semen) lain, yang memiliki price earning ratio (PER) sekitar 19 kali. Kalau Rp560, ya PER sekitar 15-15,5 kali ya. Jadi PE awal segitu masih menarik untuk investasi," kata Analis Pefindo Guntur Tri Hariyanto kepadaINILAH.COM, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Harga perdana sebesar Rp560, kata Guntur, akan mendapatkan respon positif dari pasar. Meskipun harga tersebut juga tidak bisa dikatakan murah. "Ya relatif sebenarnya. Kalau yang lain PER-nya 19 kali kan, memang karena sudah memiliki aset, kapasitas produksi, dan pasar yang besar. Kalau Baturaja masih tidak terlalu besar," tutur Guntur.

Senada dengan David Suyanto. Analis dari First Asia Capital ini juga menyarankan saham Baturaja. Pasalnya, harga Baturaja masih di bawah harga wajarnya, yakni Rp 715.

Demikian pula dengan analis AAA Sekuritas Adolf Sutrino. Ia menilai saham Baturaja menarik karena PER di bawah industri di 20 kali. “Meski Baturaja memiliki kapasitas produksi yang cukup kecil yaitu hanya 1,25 juta ton per tahun, namun perusahaan akan melakukan ekspansi yang cukup signifikan,”katanya.

Seperti diketahui, Baturaja akhirnya menetapkan harga saham perdana (initial public offering/IPO) Rp560 per saham, dari kisaran awal harga di Rp500-Rp685 per saham. Presiden Direktur Bahana Securities, Eko Yuliantoro mengatakan, kisaran harga ini mencerminkan price earning ratio (PER) di 13,8 kali untuk 2012 dan 13,5 kali untuk 2012.

Proses menuju IPO produsen semen pelat merah ini tidaklah mudah. Setelah melalui proses pembahasan yang alot di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lebih dari 2 tahun, produsen semen pelat merah ini baru mendapat restu untuk melepas saham ke publik 11 Februari 2013 lalu,

Pascamasa penawaran awal (bookbuilding) yang dimulai 29 Mei hingga 7 Juni 2013, pernyataan efektif dari OJK diprediksi dapat diperoleh 18 Juni mendatang sehingga masa penawaran akan dilaksanakan pada 20, 21, 24 Juni 2013. Bila mulus, maka pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa terealisasi pada 28 Juni 2013.

Dengan jumlah saham yang akan dilepas sebesar 2,337 miliar saham atau 23,76% dari modal disetor, Baturaja optimistis mampu meraup dana sebesar Rp1,16 triliun-Rp1,6 triliun. Seluruh dana IPO akan digunakan untuk pembangunan pabrik semen baru di Baturaja, Sumatera Selatan.

Rinciannya adalah 25% untuk pengadaan dan mengembangkan lahan, 70% untuk membeli mesin dan peralatan utama. Dan sisanya untuk peralatan elektronik dan otomasi serta enjiniring dan desain.

Perseroan saat ini memiliki pabrik di tiga lokasi. Di Palembang, ada pabrik penggilingan (cement mill) dan pengantongan semen (packer) berkapasitas 350 ribu ton per tahun.

Sementara di Baturaja, ada pabrik yang memproduksi terak (clinker) dengan kapasitas 1,2 juta ton. Selain pabrik penggilingan dan pengantongan semen berkapasitas 550 ribu ton semen per tahun. Sedangkan pabrik di Panjang, Lampung, adalah pabrik penggilingan dan pengantongan berkapasitas 350 ribu ton per tahun.

Pembangunan pabrik semen baru di Baturaja, akan meningkatkan kapasitas produksi perusahaan dari 1,25 juta ton per tahun, menjadi 3,85 juta ton per tahun. Pabrik ini pun baru akan beroperasi pada akhir 2016.

Terkait hal ini, analis Reliance Securities Christine Natasya mengatakan, saham Baturaja ini sebaiknya dialokasikan untuk investasi jangka panjang. “Pasalnya ekspansi pabrik baru selesai 2016, sehingga pada 2017 baru akan terlihat produksi yang signifikan,”ujarnya.

Sementara untuk jangka pendek, investor hanya bisa mengharapkan pertumbuhan kinerja dari pengoperasian pabrik penggilingan dan pengantongan semen baru di Baturaja. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.