Senin, 22 Desember 2014 | 19:00 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dua Area Tambang Berhenti Produksi
BUMI Tetap Optimistis Penjualan Batu Bara 74Jt Ton
Headline
(Foto : inilah.com/Nury Sybli)
Oleh:
pasarmodal - Kamis, 6 Juni 2013 | 15:55 WIB

INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk menyatakan, meski proses penambangan di dua area milik anak usahanya, yaitu PT Arutmin Indonesia di Senakin dan Setui berhenti sementara, penjualan batu bara tetap 74 juta ton pada 2013.

Selain itu, Direktur PT Bumi Resources Tbk, Dileep Srivastava mengatakan, kontraktor pertambangan PT Thiess Contractors Indonesia yang telah secara sepihak menghentikan operasi di tambang Senakin dan Satui dari PT Arutmin Indonesia.

Demikian seperti dikutip dari keterangan yang diterbitkan, Kamis (6/6/2013). Dalam keterangannya, PT Arutmin Indonesia telah membayar Thiess untuk semua pembayaran yang tertulis dalam persyaratan kontrak. PT Arutmin Indonesia menyatakan kekecewaan terhadap Thiess yang telah memutuskan kewajibannya dalam kontrak yang ditetapkan. Padahal perseroan telah bekerja sama dengan Thiess selama 12 tahun. Selama ini, pihaknya telah mampu menyelesaikan semua perselisihan sebelumnya tanpa ada tindakan drastis seperti itu.

Selain Thiess, Arutmin dan KPC menegaskan, tidak dalam sengketa dengan salah satu kontraktor pertambangan lainnya. Menurut manajemen PT Bumi Resources Tbk, tindakan Thiess tersebut telah menyebabkan dan membahayakan perekonomian lokal.

Manajemen PT Bumi Resources Tbk menyatakan, pihaknya telah memulai proses hukum di Mahkamah Agung Queensland pada 2 April 2013. Hal itu dilakukan untuk memperjelas legalitas kontrak jasa pertambangan dengan PT Thiess Contractors Indonesia. Penjelasan itu dilakukan mengingat ada perubahan dalam Undang-undang pertambangan di Indonesia mulai berlaku pada 1 Oktober 2012.

Sebelumnya PT Arutmin Indonesia telah memproduksi batu bara 2 juta ton ca per bulan meski pun produksi di Senakin dan Satui telah ditangguhkan oleh Thiess sejak 26 April 2013. PT Bumi Resources Tbk akan melakukan segala kemungkinan produksi dari site lain termasuk mengoptimalkan KPC. Manajemen PT Bumi Resources Tbk menegaskan, penjualan batu bara tetap 74 ton pada 2013 dibandingkan tahun sebelumnya 68 juta ton.

Leighton Holdings melalui usaha kontraktor pertambangannya di Indonesia yaitu PT Thiess Contractors Indonesia menghentikan sementara penambangan batu bara di dua area lahan tambang milik Arutmin yaitu Senakin dan Satui, Kalimantan Selatan. Thiess menghentikan proses produksi tambang batu bara di Senakin dan Satui milik Arutmin, sejak 26 April 2013. Hal itu karena Arutmin belum membayar tagihan dari Thiess. [mel]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.