Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 31 Agustus 2015 | 09:28 WIB
Hide Ads

Sektor Infrastruktur Topang Prospek Semen Baturaja

Oleh : Seno Tri Sulistiyono | Selasa, 9 April 2013 | 13:45 WIB
Sektor Infrastruktur Topang Prospek Semen Baturaja
PT Semen Baturaja - (Foto: istimewa)

INILAH.COM, Jakarta - Peluang PT Semen Baturaja sangat tinggi dalam merebut minat investor. Produk semen sangat menjanjikan untuk saat ini dan ke depan.

Semen Baturaja akan melakukan Penawaran Perdana Saham (IPO) pada bulan Mei tahun ini. Perseroan menggelar road show ke beberapa negara, seperti Hong Kong, Singapura dan Malaysia.

"Semen Baturaja, jika IPO dipastikan mendapatkan respon yang baik dari investor, tapi tergantung dari harga sahamnya," kata analis PT Buana Capital, Alfred Nainggolan kepada INILAH.COM, Selasa (9/4/2013).

Menurut dia, kinerja perusahaan infrastruktur belakangan ini sangat baik. Semen Baturaja yang merupakan produsen semen akan diuntungkan dengan hal tersebut.

"Bicara sektor, semen itu selalu dibutuhkan dalam pembangunan infrastruktur, maka kinerja perusahaan juga akan baik dengan banyaknya permintaan akan semen. Perusahaan BUMN itu yang sulit kan izinnya, karena banyaknya proses, harus persetujuan pemegang saham dan DPR," tutur Alferd.

Sebelumnya Direktur Utama Semen Baturaja, Pamudji Raharjo mengatakan dana hasil IPO akan digunakan untuk pembangunan pabrik di Sumatera. Langkah ini untuk menambah kapasitas produksi pada tahun ini sebanyak 1,85 juta ton semen.

Pembangunan pabrik tersebut, diperkirakan akan memakan biaya sebesar Rp2,5 triliun dan mulai beroperasi pada kuartal IV 2016. "Sebesar Rp1 triliun dari IPO dan Rp1 triliun dari kas internal perusahaan, lalu sisanya dapat dari pinjaman perbankan. Jika pabrik selesai maka produksi Semen Baturaja menjadi 3,85 juta ton," ucap Pamudji beberapa hari lalu. [hid]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.