Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Desember 2014 | 08:48 WIB
Hide Ads

Reksa Dana Saham Masih Jadi Incaran Fund Manager

Oleh : Agustina Melani | Rabu, 13 Maret 2013 | 13:44 WIB

Berita Terkait

Reksa Dana Saham Masih Jadi Incaran Fund Manager
Ist



NILAH.COM, Jakarta - Reksa dana saham dinilai masih akan menjadi pilihan para fund manager mengingat permintaan besar dan melengkapi reksa dana saham secara kategori.

Direktur PT CIMB Principal Asset Management, Fajar Hidajat mengatakan, reksa dana saham akan terus bertambah pada 2013. Jumlah reksa dana saham bertambah sekitar 5%-10% setiap tahun.

Menurut Fajar, peningkatan jumlah reksa dana saham karena permintaan dan melengkapi produk reksa dana saham berdasarkan kategori mulai dari reksa dana berkategori umum, style, dan sektoral.

Berdasarkan data infovesta, jumlah reksa dana berdasarkan kategori antara lain reksa dana berkategori reksa dana umum memiliki jumlah terbanyak dengan 56 buah dari total keseluruhan reksa dana yang ada kuartal keempat 2012. Kedua, kategori terbanyak adalah reksa dana dengan kategori style yaitu sebanyak 37 reksa dana. Ketiga, kategori reksa dana yang terakhir adalah reksa dana sektoral yaitu sebanyak 13 reksa dana.

"Pilihan reksa dana saham tahun ini meningkat kalau dibandingkan dengan imbal hasil reksa dana lainnya. Selain itu, pada 2012 lalu, reksa dana saham mencapai 19 dari tahun 2011 ada 15," ujar Fajar, saat acara media gathering PT CIMB Principal Asset Management, Rabu (13/3/2013).

Meski jumlah reksa dana saham terus bertambah dan masih jadi pilihan fund manager, Fajar mengakui, reksa dana saham yang dapat mengalahkan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebagai acuan makin menurun.

Berdasarkan data perseroan dan infovesta, jumlah reksa dana saham yang dapat mengalahkan IHSG antara lain ada 36 reksa dana pada 2003, 39 reksa dana pada 2004, dan 57 reksa dana pada 2005. Lalu pada 2010 ada 9 reksa dana, 24 reksa dana pada 2011, dan 25 reksa dana pada 2012.

"Kompetisinya sangat tinggi. Ini tantangan ke depan, sekarang banyak bermunculan reksa dana saham indeks, sehingga jadi pilihan tracking lebih dekat lagi," tutur Fajar.

Oleh karena itu, Fajar mengatakan, banyak produk reksa dana saham yang akan muncul berdasarkan sektoral mulai dari satu sektor dan ada juga yang gabungan dua sektor saham. Fajar optimis, saham dan obligasi masih menarik dalam 1-2 tahun mendatang. IHSG pun diprediksikan dapat mencapai level 5.000-5.300 pada 2013.

Adapun pasar saham masih menarik ke depan didorong dari pertumbuhan ekonomi yang stabil. peningkatan kemampuan konsumsi, dan aliran investasi yang masih besar.

Vice President PT CIMB-Principal Asset Management, Fadlul Imansyah mengatakan, katalis negatif IHSG antara lain ketidakpastian ekonomi global, pelemahan rupiah, subsidi BBM yang makin membebani, dan neraca perdagangan yang negatif. "IHSG sekarang diperdagangkan pada 13,5 kali PE 2013, cukup wajar dibandingkan rata-rata historisnya namun relatif premium terhadap pasar Asia lainnya," katanya. [ast]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Login with